Kamis, 09 Februari 2012

Golkar Masih Tunggu Hasil Survey

Palembang, SN
Partai Golkar Sumsel mengaku hingga saat ini belum menentukan calon untuk diusung pada 8 pilkada yang akan digelar di Sumsel tahun 2012-2013 mendatang. Penentuan calon yang diusung berdasarkan hasil survey.

Delapan Pilkada yang akan digelar tersebut diantaranya, kota Palembang, Lubuklinggau, Prabumulih, Pagaralam, Lahat, Muara Enim, dan Banyuasin.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumsel, Nasrun Madang, Rabu (8/2) mengatakan, sejak era kepemimpinan Abu Rizal Bakrie, calon yang diusung oleh Golkar harus berdasarkan hasil survey yang dilakukan, dan keputusannya ada di tingkat DPP Partai Golkar.

"Jadi tidak harus kader yang akan kita usung, kalau hasil survey menunjukkan yang paling tinggi ratingnya bukan dari kader partai, maka tetap ia yang akan kita dukung. DPP Golkar tidak mentolerir kader yang hasil surveynya tidak tinggi," katanya.

Ia mengungkapkan, mekanisme pencalonan itu mutlak harus dipatuhi kader, dan Golkar juga menegaskan tidak ada mahar apapun yang diminta Golkar, khususnya bagi mereka yang diusung dan berasal dari luar partai Golkar.

"Dalam penentuan calon yang akan diusung, setidaknya kita melakukan tiga kali survey, delapan bulan sebelum pelaksanaan, kemudian enam bulan sebelum, dan terakhir tiga bulan sebelum pelaksanaan," ungkapnya.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Edward Djaya menambahkan, Partai Golkar tidak akan memaksakan kadernya sendiri untuk dicalonkan. Jika hasil survey nantinya Ketua Partai Golkar di kabupaten dan kota justru kalah populer, maka tidak akan dicalonkan dan Golkar akan memilih calon diluar struktur partai.

Jika Ketua Golkar tersebut tetap ngotot mencalonkan diri, padahal tidak dicalonkan partai maka akan mendapatkan sanksi mulai dari teguran keras sampai pemecatan. "Untuk apa mengusung kader sendiri, jika kalah. Kita mengusung calon, yang besar kemungkinan untuk menang sebab itu semuanya tergantung dari hasil survey," imbuhnya.

Survey sendiri beber Edward, sudah dilakukan oleh Partai Golkar di kabupaten dan kota yang akan menggelar pesta demokrasi di 2013. Golkar bebernya sudah melakukan survey di Palembang, Lubuklinggau, Pagaralam, Lahat dan Banyuasin. Namun Golkar fokus di Pagaralam dan Lubuklinggau, sebab kedua kota tersebut merupakan daerah terdekat yang akan menggelar pilkada.

Lebih lanjut Edward mengatakan, untuk kota Palembang, dari hasil survey yang dilakukan partainya, sedikitnya ada tiga nama yakni Ketua DPD Partai Golkar Palembang Ardiansyah, Kadishub dan Informatika Sumsel Sarimuda dan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dodi Reza Alex.

"Di Palembang, kita bisa mencalonkan secara langsung tanpa harus berkoalisi. Namun kita belum memutuskan nama calonnya, kita akan lihat hasil survey nanti. Yang pasti, kita tidak akan memaksakan kader partai untuk dicalonkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, beberapa petinggi partai di Sumsel sudah menyebut nama calon yang akan mereka usung di Pilkada di beberapa daerah walaupun masih belum resmi. Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya, kemungkinan besar akan mengusung nama Mularis Djahri sebagai Cawako Palembang, Bursa Sarnubi sebagai Cabup Lahat, Joncik Muhammad sebagai cabup Empat Lawang serta Iskandar sebagai Cabup OKI, dan Herman Deru sebagai calon gubernur (cagub) Sumsel.

Sementara PDI Perjuangan untuk Palembang, kemungkinan besar akan mengusung calon incumbent yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Palembang yakni Romi Herton. Sementara di Partai Demokrat ada beberapa nama yang bersaing untuk diusung melalui partai berlambang bintang segitiga itu di Pilkada Palembang yakni anggota DPR RI Syofwatillah Mohzaib, mantan anggota DPR RI Sarjan Taher dan Ketua DPD PD Palembang Harnojoyo. (awj)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.