Selasa, 10 Januari 2012

Disperindagkop OKI Siapkan Surat Teguran Pengecer

Kayuagung, SN
Menyikapi maraknya pedagang BBM khususnya bensin dan solar di tingkat pengecer dengan harga bervariasi dan tentunya lebih mahal dari harga standar, Disperindagkop OKI dalam waktu dekat akan menyiapkan surat edaran dan teguran.
Surat edaran dan teguran yang akan diperuntukkan bagi seluruh pengecer BBM terutama di dalam perkotaan Kayuagung dan sekitarnya ini berisikan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) BBM bensin dan solar di tingkat pengecer.
Kasi Pengawas Pedagangan Disperindagkop OKI M Teguh SE kemarin mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan surat edaran dimaksud. Ini menyikapi dan menindaklanjuti keluhan warga tentang tingginya harga BBM di pengecer.
Ia menjelaskan, ketika BBM di OKI sedang langka karena terlambatnya pasokan dari Palembang berdampak pada ulah pengecer BBM yang seenaknya menetapkan harga BBM. Misalnya harga bensin dijual paling rendah Rp 7 ribu/liter namun kadang mencapai Rp 10 ribu/liter.
“Harga itu jelas mencekik masyarakat karena harga bensin di SPBU hanya Rp 4 500/liter,”sambung dia sembari mengatakan surat edaran ini diutamakan diberikan kepada pengecer BBM di dalam perkotaan Kayuagung yang akhir-akhir ini marak.
Terkait nominal HET BBM di tingkat pengecer, Teguh belum bisa menyebutkan angkanya karena masih akan dibahas jajarannya. Namun HET itu nantinya tidak akan ada pihak yang dirugikan baik konsumen maupun penjualnya.
“Bila ada pengecer yang nanti melanggar ketentuan HET, jelas kami akan memberikan tindakan,” janjinya. (iso)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.