Jumat, 07 Oktober 2011

Sepak Takraw Bidik 2 Emas SEA Games Palembang

Palembang, SN
Meski belum pernah meraih emas di ajang SEA Games sebelumnya namun Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) yakin meraih dua emas di ajang SEA Games XXVI, 11 November di Palembang.
Target itu dinilai tidak berlebihan karena Indonesia menjadi tuan rumah serta perkembangan sepak takraw Indonesia meningkat pesat, mengalahkan Thailand yang selama ini menjadi jawara di cabang olahraga tersebut.
Penegasan itu disampaikan Presiden PSTI yang juga menjabat sebagai wakil presiden International Sepak Takraw Federation (ISTAF), M Basri Telabi saat menghadiri pelatihan wasit sepak takraw untuk pelaksanaan SEA Games 2011.
Di ajang pesta olahraga Asia Tenggara tersebut, Indonesia menurunkan tiga nomor yakni tim putra, tim putri dan beregu. Dari tiga nomor itu, tim putra dan putri ditargetkan meraih emas. Sementara tim beregu meraih perak.
Sedangkan Sekjend ISTAF yang juga Presiden ISTAF Asia, Abdul Halim Bin Kader memprediksi Tim Nasional Indonesia meraih medali emas pada SEA Games XXVI di Palembang, 11-22 November mendatang. Prediksi itu muncul setelah ia mengikuti perkembangan disejumlah event local dan juga internasional.
"Saya memprediksi medali emas SEA Games akan diraih oleh Indonesia, bukan karena apa-apa tetapi karena telah melihat langsung penampilannya saat mengikuti super series di Thailand, 8-11 September lalu," ujar Abdul Halim di Palembang, Kamis diselah selah memberikan pelatihan bagi wasit sepaktakraw.
Menurut dia, penampilan tim putra sepak takraw Indonesia seperti Briyan, Novrizal, Samsul Hadi terbilang luar biasa karena mampu mengalahkan tim terbaik dunia (Thailand) selama 50 tahun terakhir.
Dia pun memprediksi, Tim Indonesia akan mengantikan dominisi dari Thailand dalam waktu dekat. "Tim Indonesia begitu luar biasa karena dalam sejarah baru kali ini bisa mengalahkan Thailand. Bahkan, bisa mengalahkan Thailand dihadapan presiden sepak takrawnya sendiri. Padahal, dukungan publik Thailand begitu luar biasa yakni dengan mencapai 5000 penonton, 2-3 tahun lagi sepaktakraw indonesia akan menjadi juara dunia" kata dia.
Untuk itu, dia mengingatkan kepada Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia untuk menyediakan ribuan suporter pada SEA Games mendatang. "Saat Indonesia bertanding di Thailand seluruh penonton memberikan tekanan, tapi dengan luar biasa masih bisa meraih kemenangan. Jangan nanti sudah diselenggarakan di tanah kelahiran sendiri, justru Indonesia menjadi kalah," kata dia.
Terkait dengan kesiapan venue SEA Games sepak takraw di Gedung Sriwijaya Promotion Center, Abdul Halim sama sekali tidak meragukan. Karena secara garis besar fisik bangunanan sudah tidak ada persoalan lagi. "Persiapan Sumsel sudah sangat matang dan untuk mengujinya akan dilakukan tes event, 8-10 Oktober mendatang dengan melibatkan beberapa negara Asia Tenggara," ujar dia.
Sementara, Ketua Umum KONI Sumsel, Muddai Madang mengharapkan cabang olahraga sepak takraw nantinya digelar pada ajang olimpiade. "Kami memberikan support kepada Pengurus Sepak Takraw Dunia untuk menjadikan sepak takraw dipertandingkan dalam olimpiade.
Meskipun butuh upaya keras, tapi Sumsel siap memberikan dukungan, dengan harapan setidaknya dalam sepuluh tahun ke depan dapat terealisasi," ujar dia. Sehingga, dia melanjutkan, harus dilakukan sosialisasi hingga ke negara-negara Eropa, salah satunya dengan mendirikan berbagai sekolah sepak takraw.
"Sumsel memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional di Komplek Olahraga Jakabaring, dan bersedia menjadi pusat pembinaan olahraga sepak takraw tingkat Asia," kata Mudai. (rhd)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.