Kamis, 29 Desember 2011

Lapas Wanita Palembang Jadi Pilot Project


Palembang, SN

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) wilayah Sumatera Selatan (sumsel) akan mengusulkan Lembaga Pemasyarakatan Masyarakat (lapas) perempuan Kelas IIA Palembang untuk menjadi pilot project Lapas di Indonesia.
Usulan ini menjadi program kerja DPR RI wilayah Sumsel tahun 2012 setelah ketiga kalinya melakukan kunjungan kerja ke lapas perempuan kelas II Palembang.
“Dari kebanyakan lapas perempuan yang ada , lapas perempuan kelas II A Palambang, pembinaan mayoritas penghuni yang tersandung kasus narkobanya sangat baik, sarana olahraga memadai,pelajaran rohaninya mencukupi dan mengasah seni dan keterampilan tahanan terus digalakan ini bisa menjadi pilot project di Indoensia," jelas DPD RI Wilayah Sumsel A Yani saat mengunjungi Lapas Perempuan Kelas II Palembang di jalan Merdeka Rabu (28/12).
Menurutnya, lapas yang terletak dipusat kota Palembang ini sangat krodit, mulai dari permasalahan penghuni (tahanan) yang melebihi kapasitas, sarana bangunan yang kurang memadai hingga terus menjamurnya peredaran narkoba didalamnya sebelum beralih menjadi lapas perempuan.
“Sebelumnya ini Rumah Tahana (rutan) kelas II Palembang untuk pria, nah belum genap satu tahun beralih menjadi Lapas pembinaan untuk perempuan sekarang ini, suasana mencekam serasa sirna setalah mendapat sentuhan tangan perempuan,”jelasnya.
Selaian secara langsung mendengar keluhan para tahanan di lapas tersbut, A Yani tidak segan melakukan kunjungan ke blok-blok tahanan, setiap ruangan keterampilan, ruang rawat inap, ruang kesehatan dan ruangan kerajinan tangan tidak luput secara langsung ditinjau untuk menjadi pembahasan ke pemerintah pusat.
“Kita juga menyerap aspirasi mereka, apa saja yang dibutuhkan untuk para tahanan, nah usulan meraka ini akan menjadi program kerja kita kepemerintah pusat, karena penjara bukan untuk ajang balas dendam melainkan untuk intropeksi serta berbuat benar,”jelasnya.
Meski dari berbagai sarana dan keterampilan dan pelajaran agam yang ada di rutan tersbut, A Yani juga prihatin dengan kondisi petugas sipir penjara yang terdiri dari kaum hawa tersebut, menurutnya jumlah sipir yang ada sangat jauh dari ideal jika dibandingkan dengan jumlah tahanan yang ada.
“Penambahan Sumber Daya Manusianya (SDM) juga akan menjadi prioritas program kerja kita, kemungkinan 2012 sudah mendapat penambahan petugas baru,”jelasnya.
Idealnya satu lapas yang terdiri dari 196 tahanan, masih kata A Yani, satu petugas bisa mengawasi dan memberikan penyluhan ke 10 narapidana.
“Sangat tidak ideal kalau dua orang harus menjaga ratusan orang, nah tahun 2012 akan kita usulakn penambahan 50 orang, namun sangat luar biasa lapas perempuan bisa menangulangi jumlah tahanan yang ada dengan cara pendekatan komunikasi,”jelasnya.
Selaian itu beberapa usulan untuk perbaikan atau renovasi ringan rutan tersebut juga akan menjadi pembahasan pogram kerja untuk diusulakn masuk dalam angaran pusat.
“Kita juga menerima masukan untuk perbaikan gedung, penambahan biaya opersional, seperti biaya listrik air bersih dan penambahan kuota biaya makan untuk tahanan, ‘tegasnya.
Sementara itu Kalapas Wanita kelas II A Palembang Rosnaida mengatakan, kebanyakan tahan yang ada 70 persen tersandung kasus narkoba, dan meraka lebih banyak mendapatkan pelatihan agama.
“Total 190 orang yang mendiamin tahanan ini yang terdiri dari 54 tahanan, 136 narapidana dan 3 bayi, nah dari mereka itu lebih dominan tersandung kasus narkoba,”jelasnya.
Meraka (tahanan-red) secara kontiyu mendapat pelatihan berupa pencerahan dengan ceramah-ceramah agama, hapalan Alquran,hiburan bersama, senam dan tidak ketinggalan berbagai keterampilan kerajinan tangan kita galakan bagi mereka.
“Ini semua kita lakukan setiap harinya hanya saja harinya kita sesuaikan, untuk senam bersama kita lakukan hari Jumat, karoekan kita berikan secara bergilirn per kamar, dan ceramah agama serta pengajian kita lakukan secara terus menerus setiap harinya,’tukasnya.(win)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.