Rabu, 28 September 2011

KEMARAU PICU PENINGKATAN AKTIVITAS GUNUNG API DEMPO

Gn.Dempo

    Pagaralam, SN - Kemarau panjang disertai angin kencang di kawasan puncak Gunung Dempo, Kota Pagaralam,  berdampak menyusutnya volume air kawah, kondisi ini dapat memicu peningkatan aktivitas gunung Api. Demikian diungkapkan Ketua Pos Pemantauan Gunung Api Dempo, Slamet,  Selasa, (27/9)..
    Menurut dia, selain tingginya suhu panas disertai angin kencang di kawasan puncak Gunung Api Dempo, sejak dua minggu terakhir ini juga menyebabkan telaga putri ikut kering.
    "Angin kecang juga sering menlanda puncak gunung tertinggi di Sumsel ini," kata dia.
    Kondisi demikian, kata dia, sangat mengganggu aktivitas pemantauan, angin kencang yang sering terjadi cukup mempengaruhi proses perekaman pada seismograf.
    "Kita sering mengalami gangguan alat perekam akibat angin kencang di puncak Dempo," kata dia.
    Dia mengatakan, tingginya suhu di puncak Gunung Api bisa mengakibatkan air kawah menjadi surut, jika kondisi ini belangsung lama bisa berdampak pada peningkatan aktivitas di permukaan kawah.
    "Aktivitas Gunung Api Dempo masih normal, status aktif normal atau level I," ungkapnya.
    Selain surutnya kawah Gunung Api ada faktor lain yang bisa memicu terjadinya peningkatan aktivitas yakni seringnya terjadi gempa tektonik jauh dan gempa terasa yang terjadi di puncak gunung tersebut.
    "Goncangan yang terlalu sering bisa memicu terjadi gempa vulkanik dan  berdampak pada terjadinya aktivitas lain seperti gempa tremor maupun gempa hembusan," ungkap dia lagi.
    Menurut dia, langkah antisipasi dengan pengawasan secara ketat dan meningkatakan pemantauan, tapi untuk kepastian apa yang akan terjadi pada Gunung Api Dempo ditentukan dengan gajala alam.
    "Terlebih Gunung Api Dempo bersifat fluktuatif atau berubah-ubah yang menjadikannya sulit diprediksi, tapi yang jelas semua kemungkinan bisa saja terjadi," ujar dia.
    Untuk itu sebagai langka antisipasi kita senantiasa meningkatkan pemantauan, katanya.
    Mulyadi petugas lain menambahkan, berdasarkan pemantauan melalui seismograf, selalu terkam gempa tektonik jauh, gempa vulkanik, tremor serta aktivitas lainya.
    Sementara itu Wakil Wali Kota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati, M.Kes mengatakan semua proses penanggulangan tanggap bencana sudah disiapkan termasuk bila gunung Dempo meletus.
    "Kita sudah melakukan kerjasama dengan Kopassus untuk membantu melakukan pemetaan dan mendata berbagai daerah termasuk warga yang paling rawan terkena dampak letusan Gunung Dempo," ungkap dia.
    Kemudian, kata dia, pemerintah juga sudah menyiapkan jalur evakusai, lokasi pengungsian, tim yang akan dilibatkan jika bencana alam tersebut terjadi. (ASN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.