Senin, 03 Oktober 2011

PEMKOT PAGARALAM ALOKASIKAN DANA LAPTER RP 125 MILIAR

      Pagaralam, SN  -   Pemerintah Kota Pagaralam, sudah mengalokasikan dana pembangunan lanjutan lapangan terbang Rp125 miliar pada anggaran pendapatan belanja daerah 2010-2011. Anggaran pengajuan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam untuk pembuatan lapangan terbang (lapter) pada tahun anggaran 2010 sekitar Rp 50 miliar dan untuk 2011 awalnya diusulkan Rp 108 miliar, namun setelah dilakukan pembahasan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hanya senilai Rp 75 miliar. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi Komunikasi, setempat, Drs H Agustiar Effendi,  Minggu (2/9).
     Menurutnya,  pembangunan Lapter sudah ditetapkan melalui peraturan daerah (Perda) Nomor 09 tahun 2009 senilai Rp 217 miliar berasal dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Pagaralam.
     "Memang kita menargetkan pada akhir  2012 mendatang pembangunan Lapter sudah selesai dan sudah dapat didarati pesawat jenis boeng," ujarnya.
     Sementara pada pelaksanaanya, kata dia, sistem pembiayaan pembangunan Lapter dilakukan dengan 'multiyers' atau tiga tahun anggaran mulai dari 2010 berakhir 2013.
     Menurut dia, hingga 2011 ini dana terserap untuk lapter mencapai Rp 144,5 miliar khusus pengerukan dan meratakan tanah "runway" sepanjang 2.000 meter dengan lebar 150 meter.
     "Ada sekitar 16 pesen dari total APBD Pagaralam 2011 mencapai Rp 497 miliar teserap untuk pembangunan lapangan terbang di Dusun Atungbungsu, Kecamatan Dempo Selatan," ungkapnya.  
     Kepala UPTD Bandara, Agus, mengatakan untuk mempercepat pembangunan lapangan terbang Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Pemkot Pagaralam sudah menganggarkan dana melalui APBD 2011 sebesar Rp 75 miliar, 2010 sebesar Rp50,5 miliar dan kemudian tahun 2009 lalu senilai Rp 19 miliar.  
      "Kalau keseluruhan hingga 2013 dana pembuatan Lapter mencapai Rp  217 miliar, belum termasuk bantuan APBN ," ungkap Agus.
     Sedangkan dana Rp 57,5 miliar yang sudah diserap hingga 2010 lalu hanya untuk mengeruk lahan seluas 200 hektare.
     Kemudian termasuk pembuatan landasan pacu sepanjang 1.080 meter yang diperpanjang menjadi 2.000 meter, ujar Agus lagi.
     "Untuk pembebasan lahan juga sudah dianggarakan melalui APBD sebesar Rp14 miliar dan sebagian masih dalam proses," ungkapnya.
     Dia melanjutkan, program kedepannya masih akan meningkatkan pembangunan 'runway', seperti pengerasan, dan termasuk fasiliras pendukung lainnya.
     "Nantinya kita akan segera membangun fasilitas lain, seperti jalan sepanjang 9,5 kilomter dengan lebar 32 meter dan perkantorannya," ungkapnya.
     Sementara itu Walikota Pagaralam, Drs H Djazuli Kuris, MM  mengatakan untuk mempercepat pembangunan Lapter tersebut Pemkot Pagaralam membutuhkan dana dukungan dari APBN dan termasuk APBD Sumsel.
     "Dana itu nantinya akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas Lapter dan ganti rugi lahan yang sekarang masih ada dalam proses gantirugi," ungkapnya. (ASN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.