Selasa, 15 November 2011

Jembatan Penghubung Antar Desa Memprihatinkan


Muara Enim, SN

Warga yang mendiami Desa Hidup Baru Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim dibuat khawatir, dengan kondisi jembatan penghubung antar desa yang memprihatinkan.
Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan jembatan penghubung itu akan ambruk. Bahkan, pengendara, harus ekstra hati-hati jika melintas kalau tidak, bisa terjungkal ke dalam sungai yang cukup dalam.
Menurut salah satu warga desa Hidup baru, Andi (45), kondisi kedua jembatan tersebut butuh perbaikan. Jembatan itu merupakan jalur transportasi ke beberapa desa yang lain.
“Kami setiap hari selalu melewati jembatan penghubung ini, dan kami harus berhati-hati ketika menyeberang, jika tidak bisa celaka,” ujar Andi ditemui, Senin (14/11).
Kondisi yang lebih parah lagi kata Andi, ketika musim penghujan, jalan menjadi licin, bahkan sebagian ruas jembatan lantai kayunya telah patah dan menghilang.
”Jadi, kami ekstra hati-hati, sebab kendaraan mobil atau motor bisa terjungkal dalam sungai,” jelasnya.
Kerusakan tersebut diduga karena dilintasi kendaraan yang bermuatan berat oleh perusahaan yang berada di wilayah tersebut. Sehingga, beban jembatan tak mampu bertahan lama.
Oleh sebab itu, dia berharap kepada Pemerintah daerah Muara Enim melalui instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memantau kondisi jembatan.
Sementara itu Kades Hidup Baru, Andi B kepada wartawan, membenarkan, kondisi jembatan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dan butuh perbaikan.
"Jika jembatan tersebut ambruk, ditakutkan akses menuju jalan desa lain akan terhambat. Jembatan ini adalah jalan vital baik dari sisi sosial maupun perekonomian desa," katanya. (yud)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.