Senin, 09 Januari 2012

Akibat Banjir, 280 KK Siap Ngungsi

Sekayu, SN
Air dengan ketinggian 20 CM-50 CM merendam sekitar 280 rumah warga di komplek perumahan Bukit Agung Sejahtera (BAS) Blok B dan D, Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Warga setempat protes, dan meminta pihak developer meninggikan jalan komplek.
Pantauan koran ini, Sabtu (6/1), lingkungan komplek perumahan ini digenangi air dengan kedalaman atau ketinggian rata-rata 20 cm-50 cm. Terutama di sekitar Blok B dan D, hampir tidak ada lagi jalan komplek yang timbul. Semua sudah menjadi seperti danau, dan sebagian besar sudah masuk ke rumah-rumah warga.
Menurut warga, hujan deras yang hampir setiap hari mengguyur Kota Sekayu dan sekitarnya belakangan ini menjadi penyebab komplek ini kebanjiran. Di samping itu, juga faktor mulai banyaknya pembangunan di sekitar komplek yang mengandalkan pondasi timbunan. Warga pun sudah bersiap-siap mengungsi jika dalam seminggu kedepan hujan deras terus turun. “Sebenarnya air mulai masuk sudah seminggu lalu. Tapi baru beberapa bagian saja yang digenangi air. Tapi karena semalam hujan deras sampai pagi, air bertambah dan merendam lantai rumah kami,” ujar Iwan, warga setempat.
Dikatakan, sejak air mulai merendam pemukiman, pihaknya sudah menghubungi developer untuk meminta agar jalan di perumahan tersebut ditinggikan. Sebab, dalam kondisi seperti saat ini tidak cukup tinggi jika terjadi hujan atau banjir. “Kita sudah memberitahukan kepada pihak developer, dan katanya setelah banjir ini selesai jalan akan ditinggikan. Mudah-mudahan hujan tidak terus-terusan turun. Kalau seminggu kedepan masih, kita bisa ngusngsi,” tambahnya.
Hal senada dikatakan Ruaini yang tinggal di Blok B. Menurut dia, baru tahun ini komplek yang mereka tinggali banjir. Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Apesnya lagi, dirinya yang berencana menggelar resepsi pernikahan anaknya pada Minggu, lusa, di komplek tersebut juga terancam batal. “Hari ini (kemarin, Red) anak saya Nita dan Erwin menikah. Akad sudah kita laksanakan di musala, tinggal resepsi. Tenda sudah siap di komplek, tapi karena tergenang air kami terpaksa harus mencari papan untuk melapisi lantai. Tapi kalau air bertambah tinggi, ya bisa batal,” terangnya.
Lantaran banjir sudah sangat meresahkan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba melalui Kesbangpol menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menyedot air yang tergenang di lingkungan komplek. Beberapa petugas bahu membahu dari pagi hingga sore menyedot air dan membuangnya ke saluran pembuangan. Alhasil, sore kemarin air sudah mulai berkurang dan beberapa permukaan jalan sudah mulai kelihatan. (her)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.