Selasa, 11 Oktober 2011

ENAM PETUGAS Pemadam Kebakaran Terluka DISERANG WARGA

 Pagaralam, SN -
Enam petugas Pengendalian Bahaya Kebakaran (PBK), Kota Pagaralam, terluka akibat diserang warga Desa Muarapyang Baru, Kecamatan Muarapayang, Kabupaten Empatlawang, saat akan membantu melakukan pemadaman api ketika terjadi kebakaran.
    Selain enam petugas PBK yang mengalami luka cukup parah dan kondisi satu uni mobil PBK milik Pemerintah Kota Pagaralam, juga mengalami kerusakan cukup berat akibat lemparan batu dan pukulan kayu, warga setempat.
    Kepala Bagian Pegendalian Bencana,  Yusman,  mengatakan rencana kami akan membantu melakukan pemadaman api saat terjadi peristiwa kebakaran di Desa Muarapayang, Kecamatan Muarapinang, namun setiba di lokasi kejadian warga langsung menyerang dengan menggunakan kayu dan batu. Memang saat tiba di lokasi kejadian kondisi api sudah padam, melihat kedatangan petugas PBK Pagaralam tersbeut warga langsung emosi dan melakukan penyerangan.
    "Lokasi kebakaran memiliki jarak sekitar 35 kilometer dari Kota Pagaralam, atau harus ditempuh dengan kendaraan sekitar 45 menit, belum lagi informasi yang kami terima terlambat," ungkapnya.
    Sekarang keberdaan PBK Pagaralam, kata dia, hanya ingin membantu karena letak Kecamatan Muarapayang cukup jauh dari ibu Kota Kabupaten Empatlawang.
    "Namun aneh mengapa justru warga menyerang kami dengan alasan datang terlambat, menggunakan batu dan kayu," ungkap dia.
    Ia mengatakan, akibat kejadian ini satu unit mobil PBK rusak berat, kaca bagian depan dan samping pecah, termasuk badan mobil banyak rusak terkena lemparan batu dan pukulan kayu.
    "Sementara petugas PBK terluka yaitu Piter luka robek ditangan, Diko luka robek di kaki, Mirzan di lengan, Rafles di kaki, Reki ditangan dan termasuk saya mengalami luka robek akibat lemparan batu," ungkap dia.   
    Dia mengatakan, kejadian ini tentunya akan menjadi perhatian bagi Pemkot Pagaralam, dalam memberikan bantuan dimasa mendatang.
    Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ir H Edy Thamrin, MM mengatakan Pemeritah Kabupaten Empatlawang, sudah meminta maaf atas kejadian pengrusakan, pemukulan dan pelemparan batu terhadap petugas PBK Pagaralam.
    "Sudah ada permintaan maaf dari Bupati Empatlawang, atas kejadian tersebut dan mereka berjanji akan menanggung semua kerugian dan pengobatan seluruh korban," ujarnya. (ASN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.