Selasa, 11 Oktober 2011

Program E-KTP Ditargetkan Sukses Tiga Bulan

Musi Rawas, SN
    Pemerintah kabupaten Musi Rawas (Mura) belum lama ini telah melakukan launching program KTP Elektronik (E-KTP). Ditargetkan program ini tiga bulan bisa sukses sebagaimana yang di harapkan.
    Bupati Musi Rawas H. Ridwan Mukti mengungkapkan bahwa pencanangan KTP Elektronik ini merupakan rangkaian kegiatan pemerintah. Untuk itu dalam pelaksanaannya akan menjadi tantangan tersendiri, selain itu juga kendala teknis harus terus dipantau agar tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Hal yang paling mungkin menjadi penghambat secara teknis yaitu menyangkut  kendala listrik, peralatan hingga operator.
    “Kalau semua bisa berjalan dengan baik di tingkat kecamatan sekitar tiga bulan program ini kita bisa disukseskan,” katanya, Senin (10/10).
    Ditambahkannya, selain masalah listrik masalah pokok lain adalah operator yang ada ditingkat kecamatan karena cepat atau lambatnya proses pembuatan KTP elektronik tergantung dari kualitas operator itu sendiri. Oleh karena itu, pembinaan dan pelatihan untuk operator juga menjadi hal yang sangat penting. Diluar kendala tersebut yaitu ada kendala lain yaitu menyangkut kultur masyarakat.
    “Untuk lebih mempercepat suksesnya KTP elektronik ini, agar seluruh bentuk pelayanan masyarakat untuk memprioritaskan penggunaan KTP elektronik. Harapan kita Kabupaten Musi Rawas menjadi yang terbaik dalam pelayanan dan penerapannya,” tambahnya
    Dijelaskannya, tujuan adanya program KTP elektonik tersebut untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan arti pentingnya dokumen kependudukan dan pencatatan sipil dalam menentukan status hukum masyarakat. 
    Dalam proses pembuatan KTP elektronik ini akan di ambil data dari setiap penduduk foto, tanda tangan, sidik jari, hingga rekam retina mata. Setelah proses tersebut maka penduduk itu akan mendapatkan single id number yang berlaku seumur hidup dan berlaku di seluruh daerah di Indonesia.
    “Melalui program ini kedepannya  tidak lagi terjadi status kependudukan ganda. Karena digunakan sidik jari dan identitas retina mata yang terintegrasi secara nasional,” jelasnya.
    Sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Musi Rawas, H. Dian Candera mengatakan bahwa sebagaimana dari hasil proses uji coba dan pelatihan berbagai kendala yang dihadapi kedepan diantaranya kemampuan perangkat e-KTP tersebut bergantung pada kestabilan tegangan listrik, juga tingkat pengertian individu masyarakat yang masih membutuhkan bimbingan dalam proses tersebut. Berdasarkan pendataan yang dilakukan jumlah masyarakat yang wajib KTP dengan batasan usia 17 tahun keatas terhitung 31 Desember 2011, berjumlah 410.324 orang.
    “Program ini diharapkan bisa berjalan dengan baik sebab tujuan dari program ini bukan hanya untuk identitas tapi juga menyangkut status hukum masyarakat karena ini akan berlaku di seluruh Indonesia dan untuk seumur hidup,” demikian tandasnya. (fik)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.