Senin, 31 Oktober 2011

Balita Tewas Kecebur Sumur

Banyuasin, SN

Tangan dan bibir Darma (30) warga Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh bergetar, ia terus berdoa sambil mengusapi kepala Atikah (5) anak keempat buah perkawinanya dengan Bunyamin (45). Bocah malang itu, tewas setelah kecebur dalam sumur sedalam 5 meter di perkebunan karet milik mereka Kamis (27/10) sekitar pukul 07.00 Wib. Korban ditemukan satu jam kemudian dalam kondisi tertelungkung didalam sumur oleh kedua orang tuanya.
Informasi yang dihimpun koran ini, sekitar pukul 06.00 Wib, korban yang belum bersekolah seperti biasanya diajak kedua orangtuanya ke kebun karet milik mereka. Setibanya disana, korban bermain sendirian, sedangkan pasangan Bunyamin dan Darma sibuk menyadap karet.
Dalam kondisi sendirian, korban diduga secara tidak sengaja terjatuh ke dalam sumur yang ada diperkebunan tersebut. Kebetulan, sumur tersebut tidak memiliki dinding sehingga korban dengan mudah terjatuh.
Sekitar pukul 07.30 wib, ibu korban curiga karena sudah lama tidak mendengar suara anaknya, meski sudah berkali-kali dipanggil, tidak ada sautan suara dari Atikah. Merasa cemas, ibu korban mengajak suaminya untuk mencari Atikah.
Hampir satu jam pencarian yang dilakukan keduanya tidak membuahkan hasil, mereka pun mengarahkan pencarian menuju sumur yang ada diperkebunan. Betapa terkejutnya ketika melihat anak bungsu mereka sudah mengambang didalam sumur.
Jeritan histeris mengundang masyarakat sekitar yang ada diperkebunan, masyarakat sendiri langsung membantu orang tua korban mengangkat korban yang sudah tewas.
“Kami sudah biasa mengajak Atikah ke kebun, kami tidak sadar dia main sendiri dan masuk ke sumur itu. Kami juga tidak tertuju ke sumur untuk mencarinya, tapi nasib sudah berkata lain,” ujar Bunyamin.
Dia hanya mengaku ikhlas atas kepergian anak bungsunya tersebut. “ Kami sekeluarga suda ikhlas pak, hari ini juga (kemarin) kami menguburkan jenzah putri bungsu kami. “ ucap Bunyamin melepas anaknya keliang lahat.
Kapolres Banyuasin AKBP Ahmad Zaenudin melalui Kapolsek Betung AKP Daswir Pasaribu membenarkan kejadian tersebut, menurutnya kejadian yang menyebabka korban meninggal murni kecelakaan. “ Meski demikian kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. “ pungkasnya. (sir)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.