Selasa, 01 November 2011

Perangkat e-KTP di Digondol Maling


* Launching e KTP Ditunda

Kayuagung, SN

Kantor Camat Pedamaran Kabupaten OKI dibobol kawanan Maling. Semua perangkat pembuatan e-KTP digondol pencuri, padahal kemarin kecamatan ini akan melaunhing pembuatan e-KTP.

Aksi pencurian ini baru diketahui kemarin pagi saat officeboy kantor camat bernama Samsudin membuka kantor ini. Saat masuk ruangan, ia melihat kaca nako jendela ruang Kasi Pemerintahan sudah terbuka, perangkat e-KTP tidak ada lagi di ruangan ini.

Selain itu, ruang kerja Camat dalam keadaan acak-acakan, perampok mengambil jam dinding di ruangan ini. Ruangan yang dibobol maling inibersebelahan langsung dengan ruang operator e-KTP, pelaku langsung memecahkan dinding kaca pembatas antara ruang operator e-KTP.

Dari ruangan operator, pelaku mengambil dua unit perangkat e-KTP, tapi 2 unit kamera foto dibawa pulang oleh pihak kecamatan sehingga tidak ikut dibawa maling karena tidak ada di kantor.

Usman Matawi selaku koordinaotor e-KTP Kecamatan Pedamaran kemarin mengatakan, beberapa perangkat e-KTP yang hilang seperti Silver I, alat perekam kornea mata, sidik jari, alat tanda tangan, perangkat computer yang semuanya masing-masing 2 unit.

Kepala Disdukcapil OKI H Gamal A Nadjib SH yang datang ke lokasi didampingi aparat Polres OKI dan Polsek Pedamaran kemarin mengatakan, kejadian ini sudah dilaporkan ke pemerintah pusat karena semuanya pemberian dari pusat.

Dra Kessi Hardiani selaku Camat Pedamaran menambahkan, dari awal dirinya kuatir dengan keamanan di kantornya karena semua jendela kantor hanya kaca tanpa terali besi. Pihaknya sudah mengajukan anggaran ke Disdukcapil OKI untuk pengadaan terali di ruang operator
e-KTP namun justru sekarang kebobolan.

“Padahal hari ini (kemarin,red) dilakukan launching e-KTP di Pedamaran, tepatnya di Desa Menang Raya. Namun launching terpaksa ditunda karena perangkatnya hilang dicuri pelaku dan terpaksa ditunda,”keluh dia.

Kapolsek Pedamaran Iptu Rosidi mengatakan, pihaknya akan meminta bantuan unit K-9 Polda Sumsel untuk melakukan pelacakan.” Kita minta bantuan anjing pelacak dari K-9 Polda Sumsel, tapi sayangnya pihak Kecamatan tidak mengetahui secara pasti kapan pencuri itu masuk, apakah hari jumat, sabtu atau Minggu. karena dua hari libur, yang pasti baru diketahui senin pagi,” imbuhnya.(iso)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.