Rabu, 18 Januari 2012

Pasar Prabumulih Harus Segera Ditata

Prabumulih, SN
Masyarakat Kota Prabumulih mendesak Pasar Inpres Prabumulih kembali ditata karena sudah sangat semrawut. Amirudin (43) warga Jalan Sudirman, Prabumulih, Selasa (17/1) mengatakan, Pasar Inpres Prabumulih terkesan tidak dikelola dengan baik di mana para pedagang berjualan hampir memakan separuh badan jalan.
Dikatakannya, bila pasar tradisional itu tidak ditata sesegera mungkin dikhawatirkan Kota Prabumulih akan tidak terlihat indah dan sulit mendapat meraih piala Adipura.
“Perbandingannya di pusat pertokoan maupun mal warga berbelanja memperoleh kenyamanan dan pelayanan yang baik. Sementara di pasar tradisional warga mendapati kondisi becek, semrawut dan tidak nyaman,” katanya.
Sementara Herman (26) warga Jalan Arimbi Prabumulih mengakui, arus lalu lintas (lalin) di Kota Prabumulih makin semrawut seiring makin meningkatnya aktivitas pasar dan banyaknya kendaraan melewati Jalan Sudirman Prabumulih.
Kemacetan lalin paling parah terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih mulai dari persimpangan rel kereta api (KA) depan Bank BNI sampai di simpang kantor Walikota Prabumulih.
Ada beberapa titik pada ruas jalan itu dijadikan sopir bus antarkota sebagai terminal bayangan. Bahkan beberapa lokasi dijadikan sopir tempat ngetem antara lain depan Mapolsek Prabumulih Timur, depan Bank BNI, depan Hotel Rolfelia, dan lokasi lainnya.
Pada ruas jalan protokol tersebut, arus lalintas lancar hanya bisa ditemui pada malam hari. Selebihnya kemacetan semakin parah dan laju kendaraan terpaksa merayap.
Kemacetan lain makin parah setelah beberapa titik jalan di seberang Pasar Inpres Prabumulih sudah banyak berlubang.
“Sudah pasti macet kak, sebab semua aktivitas terpusat di sini. Mulai dari pasar, pertokoan, perkantoran, tempat ngetem bus, dan angkutan kota serta parkir yang sering meluber ke jalan,” kata Herman.
Kadishub Prabumulih Kosim Cik Aming mengaku sudah mengingatkan pengelola parkir agar tak melakukan parkir hingga berlapis-lapis.
"Selain itu kita juga berjaga-jaga disejumlah titik kemacetan untuk mengatur lalu lintas di depan pasar inpres," ujarnya. (and)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.