Jumat, 04 November 2011

Tanjung Api Api Dipenuhi Warung MESUM

* Razia Gabungan Amankan 9 PSK Banyuasin, SN

Kawasan Tanjung Api-api yang dijadikan icon pembangunan di Kabupaten Banyuasin, ternyata dipenuhi dengan warung remang-remang atau warung mesum yang menyuguhkan miras beserta PSKnya, Kondisi ini terungkap saat tim gabungan Polres Banyuasin dan Pol PP menggelar razia di wilayah Kecamatan Tanjung Lago dan Talang Kelapa.
Sedikitnya 9 pekerja seks komersial dan dua lelaki hidung belang berhasil diciduk petugas dari berbagai tempat, satu diantaranya merupakan anak dibawah umur, yaitu Pipin (16) warga Desa Merah Mato Kecamatan Banyuasin I (Mariana).
Ia kedapatan tengah berada didalam kamar hotel tiga putra bersama Asni dan Ana. “Dia itu (Pipin) kawan aku, kalau aku dengan Asni ini suami istri, kami nikah dibawah tangan,“ aku Ana kepada petugas.
Di hotel ini pula, petugas mengamankan satu pasangan mesum, yaitu Tika Septiana (21) warga Blok 40 Rusun Palembang bersama pasangannya Lukman Ismail (27) warga Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka Kabupaten Oku Timur.
Sementara di hotel Twin Star, petugas menciduk satu pasangan mesum atas nama Elis (24) warga Seduduk Putih Palembang bersama pasangannya Ali Imron, karyawan PT tertra Agung Sentosa (TAS) Palembang, diamankan pula satu unit kendaraan Mitsubishi Triton BG 177 KJ yang diduga kendaraan dinas milik perusahaan yang digunakan Ali Imron.
Sedangkan dikawasan Tanjung Lago, tim gabungan menyisir warung remang milik Tugio, disini tim gabungan menciduk Siti Maryam, warga Kelurahan 3-4 Ulu Palembang, lalu di warung milik Novi diciduk Asmawita warga Blok 16 Rusun Palembang dan Mita warga Lebak Mulya Sekip Palembang.
Tim kemudian bergerak ke warung milik Yanto, disini petugas berhasil mengamankan seorang pemuda yang mengaku bernama Agus, ia kedapatan membawa senjata tajam yang disimpan dalam tas sandang miliknya. Disini pula petugas menemukan satu drum tuak milik Panjaitan warga Palembang .
Kasat Sabhara Polres Banyuasin AKP Suarno menjelaskan, razia yang dilakukan tim gabungan dalam rangka pemberantasan penyakit masyarakat (pekat). Dikawasan Tanjung Lago, jarang sekali terjamah petugas, kali ini kami yang datang kesana, dan ternyata memang benar ditemukan warung remang-remang yang berkedok warung makan," jelasnya.
Seluruh PSK yang terjaring razia didata di Polres Banyuasin. “Usai diberikan pengarahan, mereka kita lepas kembali, namun khusus tersangka yang tertangkap membawa sajam akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.
Kedepan, lanjut Suarno pihaknya akan mengintensifkan razia dikawasan ini. “Ini baru tahap pertama, kami akan terus melakukan razia ditempat mesum, tujuannya selain untuk menciptakan kondisi yang kondusif juga memberantas peredaran narkoba dan miras," bebernya.
Kasat Pol PP Rusman Firman menambahkan, dalam penegakan Perda anti maksiat dan minuman keras (miras), memang perlu dilakukan penetiban dan penyisiran wilayah-wilayah yang diduga sebagai tempat peredarannya.
“Selain itu penertiban ini juga dilakukan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Sea Games yang akan dihelat beberapa hari kedepan. Setidaknya dengan razia yang dilakukan bisa menekan angka kriminalitas dan menciptakan kondisi yang kondusif," ujarnya. (sir)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.