Senin, 20 Februari 2012

Pengemis Dan Anjal Menurun, Orang Gila Meningkat

Palembang, SN
Terus gencarnya Dinas Sosial (dinsos) Kota Palembang berkerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (sat pol PP) Kota Palembang menyisir kawasan yang rentan dijadikan Pengemis,gepeng dan Anak Jalanan (anjal) untuk melakukan aktifitasnya meminta-meminta di kota palembang menunjukan hasil yang membaik.

Hasil yang tercatat selama dua tahun (2010-2011) jumlah pengemis, anjal menunjukan penurunan yang segnifikan. justru sebaliknya terjadi pada orang gila (orgil) di kota Palembang menjadi kota yang subur bagi orgil atau stress.

Plt Kepala Dinas Sosial (dinsos) kota Palembang Herty Mochtar melalui Kepala Bidang (kabid) Pelayanan dan Rehabilitas sosial Dinsos Palembang A Malik Danil mengatakan orgil dikota ini lebih cenderung meningkatl yang memang sengaja dilepas orang tidak bertanggung jawab dari kota luar Palembang.

“Orang gila yang masih menjadi permasalahn kita, dari tahun-tahun sebelumnya terus mengalami peningkatan, rata-rata orgil ini mereka berasal dari luar Palembang yang sengaja di lepas,”jelasnya kemarin.

Selama dua tahun ini (2010-2011) kata Malik orgil pria meningkat mencapai lebih kurang 25 persen.”tahun 2010 orgil jenis kelamin laki-laki hanya berjumlah 109 orang, nah ditahun 2011 meningkat menjadi 130 orang, sedangkan orgil perempuan turun sebanyak 50 persen yakni ditahun 2010 berjumlah 62 orang menurun ditahun 2011 menjadi 30 orang,’katanya.

Mereka (orgil) ini, kata A Malik lebih banyak ditangkap pada malam hari, mengingat aktifitas mereka lebih mencolok pada malam hari.”Kalau siang hari orgil ini tidak terlalu mencolok, nah pada malam hari ini biasanya mereka berkeliaran baru kita tangkap dan kita serahkan ke RS Ernaldi Bahar,”tegasnya.

Beda halnya Jumlah anjal yang meminta-minta di Kota ini, masih katanya yang sempat meningkat pada bulan suci ramadhan tahun lalu saat ini mulai berkurang seiring gencarnya penertiban yang dilakukan.

“Anjal tahun 2010 laki-laki berjumlah 122 orang dan perempuan 78,ditahun 2011 berkurang anjal laki 35 orang dan perempuan 51 orang,”ungkapnya. Penerunan jumlah pengemis juga tidak jauh berbeda dengan anjal, juga menungjukan penurunan yang segnifikan.”2010 laki-laki 181 orang dan perempuan 115 menurun menjadi ditahun 2011 pengemis laki-laki 161 orang dan pengemis perempuan 106 orang,”jelasnya.

Nah, mereka yang ketangkap tangan sedang melakukan aksinya ini langsung dilakukan Pembina selama tiga bulan lamanya untuk mendapatkan keterampilan .

"Pertama kita berikan bimbingan mental setelah itu baru kita berikan keterampilan sseperti pembuatan sapu, sablon bagi anjal bahkan keterampilan otomotif,’jelasnya. Dengan kisaran dana yang harus dianggrakan dinsos kota Palembang tambah A Malik Danil menyentuh hingga Rp 300 juta.

“Setiap item keterampilan dana yang diperuntukan untuk mereka (pengemis dan anjal ) sampai menyentuh Rp 300 juta’tukasnya.(win)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.