Selasa, 13 Maret 2012

Warga Pagaralam Temukan Palu Zaman Purbakala


Pagaralam, SN
Warga Dusun Cawang Lama, Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, menemukan batu berbentuk mirip Palu di dekat Arca Prajurit yang baru ditemukan di areal kebun kopi milik warga.

Lokasi ditemukan batu mirip palu tersebut tidak jauh dari pemungkiman warga, berjarak 500 meter dari dusun Cawang Lama. Di lokasi ini juga terdapat tiga arca manusia tanpa kepala.

"Saat itu saya sedang membersihkan makam puyang di dekat kebun kopi saya, tiba tiba cangkul saya menghantam benda keras yang ternyata adalah batu mirip palu," ujar Darman (34) Warga dusun Cawang lama, Senin (12/3).

Menurutnya, batu tersebut lalu dibersihkan dari tanah yang menempel, setelah dibersihkan, terlihat batu mirip sekali dengan palu. Penemuan ini lalu dia laporkan kepada ketua RT dan warga lainnya.

"Setelah saya cuci bersih, batu ini mirip sekali dengan palu, lokasi penemuannya persis di makam puyang di dekat lokasi ditemukannya Arca manusia mirip prajurit, di kebun kopi warga beberapa hari lalu," ungkapnya.

Dikatakan Darman, memang di perkebunan kopi milik warga, banyak terdapat batu megalit berbentuk arca manusia, termasuk penemuan batu mirip palu ini. Beberapa hari lalu, warga juga menemukan tiga Arca manusia tanpa kepala.

"Batu ini apabila diamati dari dekat, sangat mirip dengan kepala palu dan dari sisi lain mirip botol kecil dan bentuknya bisa berubah-ubah dari beberap sisi." katanya.

Ditambahkan Darman, batu mirip palu ini saat ini, disimpan di rumahnya sambil menunggu tim arkeologi agar bisa diteliti termasuk untuk mengetahui berapa usia batu tesebut serta ada tidak kaitannya dengan arca manusia yang baru ditemukan dilokasi tersebut.

Petugas Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3 Jambi) wilayah kerja Jambi, Sumsel, Bengkulu dan Babel, Akhmad Rivai mengatakan, memang cukup banyak peninggalan sejarah terutama arca ditemukan di wilayah Kota Pagaralam, bahkan sebagian sudah dilakukan pemagaran.

"Kita akan melakukan penelitian terhadap batu mirip palu yang ditemukan warga tersebut, apakah ada hubungannnya dengan tiga arca manusia yang ditemukan warga setempat beberapa hari yang lalu," katanya.

Menurut Rivai, pihaknya dalam waktu dekat akan turun ke lokasi, untuk menghindari kehilangan, kerusakan dan perubahan posisi terhadap benda bersejah atau megalit yang sudah ditemukan termasuk batu mirip palu tersebut.

Beberapa megalit yang sudah ditemukan warga, mengingat berada di lokasia kebun kopi warga, maka akan dilakukan pembebasan, agar bisa dilakukan pemagaran agar megalit ini bisa dirawat," katanya menambahkan. (asn)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.