Rabu, 29 Februari 2012

Daftar Tunggu Haji Capai 1.000 Orang

Pagaralam, SN

Daftar tunggu calon haji, Kota Pagaralam, yang sudah masuk ke Kantor Kementrian Agama, setempat, mencapai 1.000 orang hingga Februari 2012.

"Memang warga yang sudah mendaftar untuk berangkat menunaikan ibadah haji cukup banyak sementara kuota cukup terbatas, terhitung Desember 2011 sudah mencapai 771 orang, kini bertambah mencapai 1.000 orang, sementara jatah untuk Pagaralam cukup terbatas," kata Kepala Kementrian Agama, Kota Pagaralam, H Muhammad Asri, Selasa (28/2).
Ia mengatakan, membludaknya pendaftar haji tentunya akan berpengaruh dengan peningkatan daftar tunggu, bahkan untuk 1.000 orang warga yang sudah mendaftar baru bisa diberangkatkan semua hingga 2021 mendatang.

"Kalau berpedoman dengan data tersebut baru bisa diberangkatkan semua 2021 mendatang, karena setiap tahun kuota haji untuk Pagaralam selalu dikurangi, dan tidak sebanding dengan jumlah yang ingin menunaikan ibadah haji," ungkap dia.

Kemudian, kata dia, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar kuota haji bisa ditambah sekitar 30 persen agar daftar tunggu tidak terjadi penumpukan.

"Namun hingga kini belum ada tanggapan baik dari Kantor Wilayah (Kanwil), Kementrian Agama, Sumsel, dan Kementrian Agama pusat," ungkap dia.

Untuk memperlancar proses pendaftaran calon haji, Kementrian Agama, Kota Pagaralam, mulai 2017 membuat kebijakan dengan memberlakukan pendaftaran melalui Kantor Urusan Agama (KUA).

“Ketentuan ini dilakukan untuk mempermudah pendataan dan kelancaran perlengkapan administrasi, namun data online tetap diberlakukan di Kementrian Agama. Perbedaan tahun 2017 dalam penerimaan CJH melibatkan KUA di lima kecamatan di Kota Pagaralam,” ujar dia.
Ditambahkan Asri, memang untuk kuota jamaah haji diseluruh dunia dibatasi sehingga ini berpengaruh dengan ketersediaan kuota untuk Indonesia khususnya daerah termasuk Pagaralam.

"Kalau mereka mau cepat gunakan haji plus, hanya saja biayanya tinggi dan fasilitas yang diberikan juga lebih mewah," ungkapnya.

Wakil Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati, meminta kepada Kementerian Agama setempat, mencari solusi terbaik dalam pelaksanaan pendaftaran calon haji sehingga tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kita menginginkan kedepan sistem pendaftaran haji bagi masyarakat Kota Pagaralam, jauh lebih baik dari sebelumnya, bukan berarti sebelumnya tidak baik, namun harus terus dievaluasi dengan melahirkan kemudahan dan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah haji," ungkapnya. (asn)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.