Rabu, 29 Februari 2012

Perbaikan Hanya Tambal Sulam, Jalan Pagaralam-Lahat Kembali Rusak Berat

Pagaralam, SN
Jalan penghubung, Kota Pagaralam Kabupaten Lahat, hingga tembus ke Kabupaten Manna, Provinsi Bengkulu yang merupakan jalan provinsi yang kerusakannya diperbaiki dengan cara tambal sulam, saat ini kembali mengalami kerusakan.

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, Ir H Yunali, mengatakan setidaknya terdapat puluhan titik jalan lintas Pagaralam-Lahat yang mengalami kerusakan meskipun sudah dilakukan perbaikan dengan sistem tambal sulam, yaitu di Dusun Bandar, Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, dan Dusun Pelangkenidai, Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah, serta Dusun Pagaragung, Desa Ujanmas, Kerinjing, Gunung Agung Kecamatan Dempo Utara.

"Memang secara geografis daerah ini berada di perbukitan dan banyak jurang, sehingga sangat rawan longsor termasuk kerusakan akibat jalan kembali berlobang. Kalau musim hujan sebagian jalan yang berada di daerah rendah mudah tergenang air dan rusak aspal jalan terkelupas," kata dia, Selasa (28/2).

Dia menyatakan, selain itu 70 persen jalan provinsi yang berada di Kota Pagaralam tidak memiliki drainase, sehingga sering digenangi air dan mengakibatkan jalan menjadi cepat rusak. Apalagi, dalan kurun waktu Desember hingga Februari 2012 ini curah hujan cukup tinggi.

"Sekarang baru dilakukan perbaikan ringan, berupa tambal sulam untuk lubang-lubang kecil. Namun mengingat kondisi saat ini cukup banyak infrastruktur rusak sehingga tidak semua dapat dilakukan perbaikan oleh pihak Provinsi Sumsel," terangnya.

Namun demikian, kata Yunali pula, guna mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana alam, Pemkot Pagaralam sudah melakukan kerja sama dengan Polres dan Dishub setempat dan sudah membentuk tim, untuk melakukan penanggulangan jika suatu saat bencana alam benar-benar terjadi.

"Daerah paling parah rusak jalannya berada di tiga tempat di wilayah Kota Pagaralam, selain rawan terjadi bencana longsor dan jalan yang sempit, yaitu di kawasan Liku Endikat dan Kawasan Liku Lematang Indah," kata dia.

Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kota Pagaralam, Drs H Agustiar Effendi mengatakan beberapa daerah di wilayah Pagaralam, seperti kawasan Liku Endikat, kawasan Liku Lematang Indah, dan Kawasan Gunung Dempo pada musim hujan ini rawan terjadi longsor, sehingga akan menimbulkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas.

"Sebagai langkah antisipasi terutama pada daerah-daerah yang merupakan jalur transportasi utama, kami telah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Pemkab Lahat, dan Polres Kota Pagaralam untuk lebih waspada dan siaga," katanya.

Kemudian, jika terjadi longsor dijalur utama Pagaralam Lahat pihaknya bekerjasama dengan Dinas PU Kota Pagaralam dan Satlantas Polres Kota Pagaralam telah menyiagakan anggota dan beberapa alat berat. Hal ini agar lalulintas yang ada dapat aman tanpa ada hambatan. Kemudian, untuk mengalihkan jalur pihaknya juga telah memantau beberapa jalur alternatif yakni Simpang Mbacang Kota Pagaralam-Selawi Kabupaten Lahat.

"Mengenai rawannya Kota Pagaralam akan bencana longsor dari jauh-jauh hari kita telah menyiagakan alat berat berupa ekskavator dan bloder. Kemudian, jika alat-alat yang ada tersebut nantinya tidak dapat digunakan pihaknya akan meminta bantuan kepada pihak UPTD PU Lahat," katanya. (asn)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.