Selasa, 08 November 2011

Minyak Tanah Oplosan Ludeskan Rumah


Empat Lawang, SN
Diduga minyak tanah bercampur bensin, mengakibatkan satu rumah milik Hendra Pradoko (26) di Desa Bandar Aji kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang, ludes terbakar.
Kebakaran ini terjadi,tepat dihari raya Idul Adha, Minggu (6/11) sekitar pukul 3.30 WIB, dari kebakaran tersebut tidak memakan jiwa, hanya kerugian materi sekitar ratusan juta.
Dari keterangan korban mengatakan malam itu ketika di tertidur pulas, tiba-tiba dikagetkan oleh suara istrinya Reni (25) yang mengatakan kalau dapurnya kebakaran, yang mana sebelumnya ia tengah memasak makanan untuk lebaran.
Melihat itu Doko cepat-cepat mengamankan anak dan istrinya keluar dari rumah yang terbuat dari kayu tersebut.
Api pun cepat membesar,akibatnya seluruh gas 3 kg serta isi warung milik Doko meledak dan ludes terbakar.Untung saja api tersebut tidak membakar mobil carry pick up milik korban.
Warga Bandar Aji dan sekitarnya, yang telah mendengar kebakaran tersebut bersama-sama dengan mobil pemadam kebakaran dari kecamatan Ulu Musi, memadamkan api.dalam satu jam api bisa dipadamkan.
Camat Sikap Dalam Hamdan mengatakan kalau kebakaran tersebut, untuk sementara diduga dari api kompor yang meledak.
“Saya sudah memantau kebakaran tersebut dari kemarin pagi, dan juga telah melaporkan kejadian ini ke pemkab Empat Lawang,” ujarnya.
Ketika ditanyakan apakah memang benar banyak mitan oplosan,? Hamdan tidak menampiknya dan ia akan melakukan sosialisasi tentang bahayanya memakai mita oplosan.
“Kita berharap agar warga tidak memakai ataupun menjual mitan oplosan, karena dampaknya sangat membahayakan,”tegas Hamdan. (eko)

Warga Khawatir Jembatan Bayunglencir Ambruk


Sekayu, SN
Sebuah jembatan di Jalan Lintas Palembang-Jambi yang terletak di Bayunglencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terancam roboh. Ini sewaktu-waktu bisa terjadi, lantaran pondasi pangkal jembatan retak dan sambungannya merenggang.
Berdasarkan Pengamatan koran ini, dalam tiga hari terakhir, kondisi jembatan penghubung utama Bayunglencir-Jambi saat ini semakin parah. Kerusakan tidak terjadi pada material jembatan, melainkan pada pondasi dari beton dan ambungan yang renggang. Jika dibiarkan lebih lama, bukan tidak mungkin jembatan yang kerap dilalui kendaraan dengan beban berat tersebut ambruk.
Menurut warga yang tinggal di sekitar jembatan, kerusakan pada pangkal jembatan ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Akhir Juli lalu, pangkal jembatan ini bahkan ambles hingga membuat arus lalu lintas macet total. Karena kejadian itu, Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Satker PU Bina Marga Sumsel dibantu PU BM Muba melakukan perbaikan seadanya dengan menimbunkan semen campur batu koral.
Namun belakangan, tambalan cor tersebut mulai turun dan menimbulkan getaran berlebihan sehingga membuat pondasi jembatan retak karena sering dilalui kendaraan dengan beban berat. “Kalau dari atas memang kurang terasa parahnya jembatan ini. Tapi coba lihat dari bawah, saat kendaraan melintas, jembatan seperti mau ambruk. Apalagi keretakan pada pondasi semakin bertambah,” ujar Sulaiman, salah seorang warga Bayunglencir yang tinggal di samping jembatan kepada koran ini, Senin (7/11).
Hal senada dikatakan, beberapa warga lainnya. Kekhawatiran akan ambruknya jembatan sudah menjadi perbincangan lama di kalangan mereka. Karenanya mereka berharap, pemerintah terkait segera mengecek dan melakukan perbaikan secepatnya. Sebab jembatan tersebut, merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Bayunglencir dan Jambi.
“Kita orang awam mana tau soal jembatan. Tapi menurut kami jembatan ini suddah sangat menghawatirkan. Apa salahnya, jika yang berwenang mengecek kondisinya saat ini. Jangan sampai nanti roboh dan makan korban,” harap Sugian warga setempat. (her)

Tiket Untuk Para Suporter SEAG Belum Jelas


Palembang, SN

Rencana Pemerintah Kota (pemkot) Palembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (disdikpora) Kota Palembang menerjukan 3.300 suporter dari kalangan pelajar di Kota Palembang untuk mendukung para atlit selama pertandingan SEA Games 11-22 November mendatang terkendala tiket.

Kepala Disdikpora Kota Palembang Riza Pahlevi mengatakan tidak mendapat kepastian dari pihak panitian (Inasoc) untuk tiket pertandingan bagi supporter yang disedikan Disdikpora Kota Palembang untuk setiap cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingakan.

“Hingga saat ini kita belum mendapatkan kepastian mengenai tiket salah satu cabor SEA Games dari Inasoc,untuk supporter dari kalangan pelajar” kata Riza di sela-sela Silaturahmi & Penyembelihan Hewan Kurban dikediaman Wakil Walikota H Romi Herton Senin (7/11).

Selama pertandingan dari berbagai cabor yang dipertandingakan pihaknya , kata Riza tidak menyediakan anggran khusus untuk setiap pembelian tiket selama pertandingan SEA Games berlangsung.

“Kita hanya menyedikan supporter saja,sedangkan untuk tiket sendiri dikembalikan ke Inasoc , karena Jika dibebankan ke siswa tentu berat karena harga tiket itu sendiri cukup mahal,” ungkapnya.

3.300 suporter yang disiapkan untuk mendukung pahlawan negara melalui pertandingan olahraga ini, masih kata Riza, terdiri dari 20 Sekolah Menengah Atas (SMA).

“ Selain itu, ada juga 126 siswa yang menjadi anggota marching band dan pemandu sorak. Seperti hari ini (kemarin) 5 ribu siswa yang menyambut obor api SEA Games di pelabuhan Boom Baru merupakan siswa yang berasal dari sekolah di Palembang," terangnya.

Sebelumnya Walikota Palembang H Eddy Santana Putra mengatakan bentuk dukungan untuk setiap atlit selama pertandingan tidak harus selalu dilakukan dengan cara suporetr langsung berada di venue pertandinga.

“Bisa saja kita nonton bareng (nobar),”katanya.lokasi yang paling menarik untuk nobar, kata orang nomor satu di Kota Palembang ini, kawasan anadalan wisata yang dimiliki di pingirian Sungai Musi Benteng Kuto Besak (BKB) menjadi tempat yang paling vavorit untuk di kunjungi warga kota Palembang.
“kalau nobarnya di BKB juga bisa,’tukasnya.(win)

Limbah Hewan Kurba Penuhi Aliran Sungai


Palembang, SN
Limbah hewan kurban disepanjang aliran anak sungai Sekanak Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Bukit Kecil dibuang sembarangan oleh masyarakat. Sehingga bau dari limbah tersebut menyengat dan menganggu pengendara yang melintas, khususnya warga sekitar. Termasuk menambah berat tugas pembersih anak sungai dengan makin banyaknya volume sampah.

Sulaiman, petugas pembersih anak sungai dari PU Pengairan Kota Palembang mengatakan, limbah hewan kurban seperti ini banyak ditemukan setiap tahun usai lebaran Idul Adha. Limbah ini selain menimbulkan bau menyengat, membuat air anak sungai makin kotor dan berwarna pekat. Dan limbah ini tersangkut bersamaan dengan sampah alat penjaring sampah. Akibatnya sisa bangkai bercampur dengan sampah rumah tangga dan menambah kotor serta bau menyengat.

“Setiap usai lebaran Idul Adha biasa seperti ini, banyak limbah hewan kurban dibuang ke sungai. Biasanya ini merupakan sisa buangan masyarakat yang tinggal disekitar sungai. Baunya tidak sedap, lebih bau dari sampah rumah tangga. Sebab, bisa dibayangin bau bangkainya menyengat hingga ke hidung. Apalagi bila terbawa hembusan angin, baunya makin menusuk, terutama bagi pengendara yang melintas,” ujarnya.

Menurut Sulaiman, bau menyengat seperti ini akan berlangsung hingga sepekan kedepan. Pasalnya, tidak semua sisa limbah hewan kurban ini mampu untuk langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Karena masyarakat tetap membuang limbah ini, sampai beberapa hari kedepan.

“Baiasanya kami dari pagi sampai sore membersihkan aliran sungai ini. Tapi besok biasanya masih ada lagi sisa-sia limbah hewan kurban. Seperti isi perut (usus) kurban yang sudah membusuk, kulit, kaki, kepala dan beberapa bagian isi perut lainnya. Gara-gara limbah ini, tugas kami makin bertambah. Sebab volume sampah naik. Biasanya hanya sepermpat truk, habis lebaran sampai satu truk,” katanya.

Camat Bukit Kecil, M irsan melalui Sekretaris Camat, Ricky Fernandi menegaskan, pihaknya akan mengecek kelokasi untuk melihat langsung. Bila benar, maka akan dilakukan peninjaun dengan berkoordinasi bersama pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH). Termasuk mengingatkan warga sekitar sungai untuk tidak membiasakan membuang sampah sembarangan. Apalagi limbah hewan kurban, ditakutkan akan timbul penyakit dan berdampak pada kesehatan warga.

“Kita akan selidiki asalnya. Apakah benar dari warga yang tingga dilokasi atau bukan. Kalau bemnar terbukti atau tertangkap tangan, akan ditindak sesuai dengan Perda No 44 tahun 2002 tentang ketertiban dan ketenteraman,” pungkasnya.(win)

Pembayaran Hutang SEAG Masih Tunggu Landasan Hukum


* APBD Sumsel 2012 Rp 4,2 T

Palembang, SN
Pembayaran hutang pembangunan tiga venues yakni venue atletik, lapangan tembak dan aquatic sebesar Rp 320 miliar yang akan dibebankan di APBD Sumsel 2012 masih menunggu landasan hukum yang dikeluarkan oleh Mendagri.
Hal ini diakui Wakil Ketua DPRD Sumsel, M Aliandra Gantada ditemui usai rapat dengan Sekda Provinsi Sumsel, Senin (7/11). Menurutnya, landasan hukum untuk penganggaran pembayaran hutang SEAG mutlak diperlukan, karena berkaitan erat dengan masalah hukum.
"Kalau tidak ada landasan hukumnya, tentu saja kita tidak berani mengeluarkan surat pengakuan hutang (SPH) dan menganggarkan pembayaran hutang tiga venues SEA Games di APBD Sumsel 2012," ungkapnya.
Dikatakannya, keharusan adanya landasan hukum ini, setelah pihaknya melakukan konsultasi ke beberapa instansi dan juga hasil pembelajaran dari mengikuti bimbingan tekhnik (Bimtek) di Solo beberapa waktu lalu.
"Pembayaran tiga venues ini kan harusnya menjadi beban negara, nah kalau ingin dimasukkan ke APBD Sumsel tentunya harus jelas dasar hukumnya," kata Politisi PDI Perjuangan ini.
Disisi lain, dikatakan Gantada, APBD Sumsel yang diajukan ke DPRD sebesar Rp 4,2 triliun. Prioritas anggaran 2012 masih di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Selain itu, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat juga masih menjadi prioritas pembangunan Sumsel kedepan," jelasnya. Namun demikian, hasil penelusuran anggaran pendidikan 2012 masih di bawah 20 persen, padahal secara nasional dan amanat undang-undang, anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBD.
"Tapi ini belum fix, masih ada anggaran-anggaran yang perlu di maching kan kembali di masing-masing SKPD," katanya.
Sementara Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo membenarkan pihaknya masih menunggu surat dari Depdagri terkait pembayaran hutang pembangunan tiga venues SEA Games.
"Pimpinan dapat mengeluarkan itu (SPH,red) setelah mendapat dukungan hukum yang kuat dari Depdagri. Saat ini surat itu masih dalam proses, dan kita tinggal menunggu surat itu keluar," katanya.
Wasista mengaku, dampak dari dibebankannya hutang pembangunan tiga veneus ke APBD Sumsel adalah berkurangnya anggaran pada setiap SKPD, namun menurutnya, hal itu sudah menjadi resiko Sumsel sebagai tuan rumah SEA Games.
"Dampaknya memang penurunan anggaran di SKPD masing-masing, ini resiko sumsel, tetapi kalau kita lihat, apa yang kita dapat dari SEA Games ini sebenarnya jauh lebih besar, mulai dari banyak dana dari departemen yang masuk ke Sumsel yang kalau di total bisa mencapat Rp 5-6 triliun," pungkasnya. (awj)

51 Buruh Kontrak RS Pertamina Mogok Kerja


Prabumulih, SN
Belum adanya tindak lanjut untuk pertemuan kembali sesuai jadwal hasil rapat pada tanggal 24 Oktober 2011 di kantor Disnaker Kota Prabumulih untuk bermusyawarah dalam mencari jalan keluar terhadap pekerja tidak tetap (outsourcing) di RS Pertamina, sebanyak 51 pekerja Senin, (7/11) menggelar aksi mogok kerja di halaman belakang RS Pertamina.
Mereka yang ikut mogok kerja ini berasal dari berbagai bagian mulai dari petugas keamanan, cleaning service, bagian dapur, supir, perawatan tamanan dan Koperasi RS Medical Pertamina.
Ketua Koordinator aksi mogok kerja Jimi (30) yang juga salah satu pekerja outsourching di RS Pertamina mengatakan, dalam aksi demo ini mereka melibatkan Serikat Buruh Bersatu Prabumulih (SBBP) dengan harapan apa yang mereka tuntut dapat dipenuhi. Adapun
tuntutan yang mereka minta diantaranya agar diangkat sebagai karyawan tetap di RS Pertamina sebab mereka sudah bertahun-tahun bekerja di RS Pertamina.
"Bahkan ada kawan kami yang sudah bekerja 30 tahun tapi belum diangkat sebagai karyawan tetap serta kami minta agar manajemen di RS Pertamina jangan bersikap arogan sebab kami sebagai pekerja merasa dianaktirikan dan tolong perhatikan kesejahteraan kami. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi maka akan terus mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi," tegas Jimi.
Ketua Serikat Buruh Bersatu Kota Prabumulih Desta menambahkan, pihak RS Pertamedika merupakan pihak pemberi kerja di mana PT Indograha sebagai pemenang tender dari pekerjaan yang diborongkan pihak RS Pertamina sehingga pihak RS Pertamina mempunyai kepentingan dan tanggung jawab atas lancarnya pekerjaan yang diborongkan.
“Jika pekerjaan yang diborongkan tersebut mengalami kendala yang pertama kali kena imbasnya yakni pihak RS Pertamina bukannya pihak PT Indograha dan sistem kontrak antara pihak RS Pertamina dan PT Indograha dari Palembang yang berdasarkan pada volume pekerjaan bukan pada jumlah pekerja yang dibutuhkan ini menunjukan pihak RS Pertamina bertentangan dengan UU No 33/2003 dimana sistem kontrak tersebut tidak ada jaminan dari pihak RS Pertamina terhadap hak-hak pekerja yang diperkerjakan pihak pemenang tender serta pihak RS Pertamina kesulitan mengintervensi PT Indograha disaat terjadi permasalahan antara outsourching dengan PT Indograha," jelasnya.
Ditinjau dari sifat dan jenis pekerjaan lanjutnya, semestinya pekerjaan itu tidak dapat dikontrakan kembali melebihi 3 tahun karena pekerjaan itu bersifat rutin, tetap, berulang dan ditempat yang sama sedangkan masa kerja para outsourcing tersebut sudah dari 0 sampai 30 tahun. Hal ini seharusnya menjadi pertimbangkan bagi RS Pertamina untuk lebih memperhatikan dan menjamin hak-hak serta kesejahteraan mereka selaku pekerja.
Mengenai pertemuan antara pihak PT Indograha dengan pihak pekerja outsourcing yang dimediasi pihak Disnaker Prabumulih pada 28 September lalu, bagi mereka hal itu terkesan janggal dan dipaksakan karena surat pemberitahuan untuk pertemuan itu diterima pukul 08.00 WIB pagi sedangkan pertemuan akan diadakan pukul 10.00 WIB bertempat di kantor Disnakertrans kota Prabumulih.
Sementara Direktur RS Pertamina Subandriyo S melaui Seketaris Humas Yudi mengatakan, mulai kontrak kerjasama (MoU) dengan PT Indograha dimulai awal bulan Januari dan berakhir pada 31 Desember 2011. Namun kenyataanya dari pihak PT Indograha memang sudah bermasalah dengan pihak pekerja yang menggelar aksi mogok kerja sekarang. Sehingga pihak RS Pertamina berkemungkinan akan memblacklist PT Indograha Palembang tersebut dan pernah juga diberitahukan pihak rumah sakit mengenai masalah peralatan kebersihan tidak sesuai dengan yang diinginkan namun tidak dipenuhi dari PT Indograha.
"Kita dari RS Pertamina tidak dapat ikut campur masalah ini karena ini sudah di serah terimakan pekerjaan dengan PT Indograha selaku pemenang tender dan hal ini sudah kita laporkan ke PT Pertamina Jakarta pusat sebab RS Pertamina Kota Prabumulih termasuk 90 % anak cabang PT Pertamina Pusat.
Saat disinggung mengenai jumlah anggaran yang dimenangkan PT Indograha, Yudi mengaku masalah itu ia tidak mengetahui sama sekali karena mereka hanya mengurusi administrasi saja. (and)

Senin, 07 November 2011

Jalur Pagaralam-Bengkulu Lumpuh Total

Pagaralam, SN
Jalur penghubung Kota Pagaralam, Sumatera Selatan dan Kota Manna, Bengkulu, Sabtu (5/11) sekitar pukul 14.00 WIB lupuh total tertimbun longsor sepanjang 60 meter, akibatnya kendaraan tidak bisa melintas.
Jalur transportasi Manna-Lahat hingga Minggu malam lumpuh total. Sekitar 60 meter panjang badan jalan di kawasan Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna, sekitar 200 meter dari perbatasan Bengkulu Selatan-Kecamatan Tanjung Sakti Lahat, tertimbun tanah bercampur batu dan batang kayu yang ketebalannya mencapai puluhan meter.
Satu unit alat berat jenis eskavator dikerahkan menyingkirkan longsoran. Longsor terjadi saat hujan lebat sekitar pukul 14.02 Sabtu petang (5/11). Tetapi pembersihan belum dilakukan, karena kondisinya berbahaya. Hujan masih lebat, sementara material dari atas tebing ketinggian mencapai 30 meter terus berjatuhan.
Pembuangan material longsoran juga mengalami kesulitan, karena banyaknya pohon kayu dan batu besar yang ikut tertimbun. Sisi sebelah kiri jalan dari arah Bengkulu Selatan merupakan jurang Air Manna yang kedalamannya mencapai 60 meter, sehingga alat berat tidak bisa bergerak leluasa.
Puluhan mobil dan sepeda motor harus berhenti. Kendaraan yang datang dari arah Bengkulu Selatan berjejer di pinggir jalan hingga mencapai jarak 500 meter. Sebagian lagi, berbalik arah. Sedangkan kendaraan dari arah Lahat menunggu di Desa Pulau Timun. Penumpang yang ingin cepat, terpaksa berjalan kaki melintasi tumpukan longsoran, kemudian menunggu kendaraan lain yang ingin melaju ke arah tujuan.
Jika tidak terjadi lagi longsor susulan, diperkirakan evakuasi material akan selesai pagi ini, itupun kalau alat berat bekerja lembur malam hari.
Ranto warga Tajung sakti Lahat, mengatakan, cukup banyak warga Benglulu ingin ke Pagaralam untuk menjual hasil bumi seperti pisang dan kelapa. namun mereka terjebak mereka sampai di kawasan Air Tenam sekitar pukul 21.02 Sabtu malam.
Karena tidak bisa melintas akhirnya dia dan kawan-kawan terpaksa tidur dalam mobil yang diparkirkan di pinggir jalan Desa Air Tenam.
Mereka berharap agar pembukaan akses jalan cepat diselesaikan, sehingga mereka bisa lewat membawa barang mereka. “Sudah satu malam kami di sini, belum juga ada tanda-tanda kapan bisa lewat,” kata Ranto.
Sementara itu Kades Air Tenam Padli menjelaskan, longsoran pertama terjadi sekitar pukul 16.02. Saat itu baru sekitar 20 meter badan jalan yang tertimbun. Tetapi akses lalu lintas sudah terputus. Kemudian sekitar pukul 18.01 kembali terjadi longsoran di lokasi yang sama, sehingga total jalan yang tertimbun longsoran sekitar 60 meter.
Awalnya warga bersama petugas mitigasi bencana Kecamatan Ulu Manna sudah berupaya membuka akses jalan yang tertimbun itu, tetapi karena material cukup banyak dan jalur yang tertimbun cukup panjang, akhirnya warga menyerah dan meminta bantuan alat berat yang sedang melakukan pembangunan jalan di kawasan itu. Tetapi operator belum berani bekerja karena hari sudah mulai gelap dan hujan kembali turun.
`“Kalau alat berat terus bekerja, diperkirakan besok (hari ini) pembersihan longsor bisa tuntas,” kata Padli
Sementara itu Bupati Lahat Saifudin Aswari Rifai, didampingi Camat Tanjungsakti Pumu, Subhan, mengatakan baru mendapat informasi jika terjadi longsor di ruas jalan negara penghubung Pagaralam, Tanjungsakti dan Manna Bengkulu.
"Kita akan membantu alat berat dan menurunkan petugas untuk membantu pemulihan jalur transportasi yang putus tertimbun longsor," ungkapnya.
Namun lokasi longsor juga berada di daerah Bengkulu Desa Air Tenam.
"Kemungkinan kita akan melakukan koordinasi dengan kabupaten tetangga untuk evakuasi agar kondisi segera normal, termasuk memberikan bantuan bila dibutuhkan," ungkap dia. (asn)

Lagi, Jembatan di Muba Ambruk


Sekayu, SN
Sebuah jembatan yang menghubungkan Bandarjaya-Sungaiputih, Banyuasin, Sumatera Selatan, roboh gara-gara dilintasi truk tronton bermuatan eskavator. Robohnya jembatan yang disusun dari papan kayu dan baru berusia kurang lebih satu tahun itu mengganggu aktifitas warga di dua desa.
Sebenarnya, jembatan tersebut roboh sejak Kamis (4/11) lalu. Tapi belum ada perbaikan yang berarti sehingga pada Idul Adha, Minggu (06/11/2011), warga di kedua desa kesulitan bersilahturahmi.
Jembatan yang roboh ini itu dibangun dengan APBD induk Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2010 dengan menelan dana Rp 900.000.000. Jembatan ini dibangun dengan rangka baja, komposit, dengan rentang fisik 4 x 12 meter. Sampai semalam, belum ada penjelasan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Musi Banyuasin.
Sebagai informasi, jembatan Ulak Kembang di Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, nilai proyek mencapai Rp 21,4 miliar, juga roboh. Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari, kepada pers di Sekayu, mengatakan, dinas terkait (PU Bina Marga, red) sudah menurunkan tim untuk menganalisis penyebab ambruknya jembatan tersebut.
Menurutnya, dua jembatan tersebut ambruk karena tidak bisa menahan kendaraan yang memiliki tonase di luar kemampuan jembatan. Karena itu, pihaknya meminta pemilik kendaraan segera melakukan perbaikan seperti sedia kala.
"Pemilik kendaraan itu terlalu memaksakan diri. Apalagi warga sudah sering mengingatkan. Kita minta yang bersangkutan segera memperbaikinya, ya seperti semula," katanya. (tw/lh)

Bank Sumsel Babel Kurban 86 Ekor Sapi


*Bantu 5 Panti Asuhan

Palembang, SN
Dalam rangka Perayaan Idul Adha 10 Dzulhijah 1432 Hijriah, Minggu (6/10) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Sumsel Babel melakukan pemotongan hewan qurban sebanyak 86 ekor sapi dan 4 ekor kambing di area Bank Sumsel Babel Jalan Kapten A Rivai Palembang.
Ketua Panitia Nurdi A Hamid menyatakan pemotongan hewan kurban ini dilakukan semata-mata mendekatkan diri kepada Tuhan YME serta berbagi dengan sesama umat muslim, terutama di Kota Palembang. Pemotongan hewan qurban sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar Bank Sumsel Babel setiap tahunnya, saat Hari Raya Idul Adha tiba.
"Hewan qurban ini kita didistribusikan ke panti asuhan, panti jompo hingga fakir miskin serta kaum dhuafa hingga masyarakat sekitar,” tuturnya.
Dijelaskannya, sebanyak 86 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang diqurbankan tersebut merupakan hewan qurban berasal dari sumbagsih dari para 606 karyawan. Dengan rincian 227 orang direksi dan 379 pegawai kantor pusat maupun cabang Bank Sumsel Babel.
Pemotongan hewan kurban sebanyak 51 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dikatakannya, dilakukan di kantor pusat Bank Sumsel Babel. Sedangkan sebanyak 35 ekor sapi lainnya dilakukan di setiap cabang Bank Sumsel Babel diluar Kota Palembang diwilayah Sumsel dan Babel.
Diharapkannya, pembagian daging qurban dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya bagi fakir miskin dan kaum dhuafa di area Kota Palembang dan Sumsel Babel.
Salah satu penerima daging kurban, Muktar (50) penarik becak yang biasa mangkal di samping Kantor Pusat Bank Sumsel Babel mengaku, senang atas pemberian daging sapi dari Bank Sumsel Babel tersebut. “Alhamdulillah kami kembali mendapatkan daging hewan kurban dari Bank Sumsel Babel. Karena kami jarang membeli daging,dengan adanya daging qurban ini kami bisa makan daging bersama keluarga kami,"ungkapnya.
Sementara itu dalam rangka perayaan HUT ke-54 tahun Bank Sumsel Babel, Jumat (4/10) memberikan bantuan kepada 5 panti asuhan yang ada di wilayah Palembang. Kelima panti asuhan tersebut adalah Panti Asuhan Peduli Bangsa, Panti Asuhan CInta Kasih, Panti Asuhan Cahaya Kemuning, Panti Asuhan Restu Bunda dan Panti Asuhan Pelangi.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Asfan Fikri Sanaf mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut untuk membantu meringankan beban anak-anak panti asuhan. Serta sebagai ungkapan rasa syukur berbagi kebahagiaan dalam menyambut HUT Bank Sumsel Babel ke-54 tahun.
"Bantuan yang kami berikan berupa sembako, perlengkapan tidur dan mandi, perlengkapan masak dan makan serta perlengkapan sholat dan ibadah,"ujar Asfan Fikri Sanaf.
Ditambahkannya, berbagai rangkaian juga telah digelar dalam rangka memeriahkan HUT Bank Sumsel Babel. Diantaranya donor darah, kunjungan ke taman makam pahlawan dan kegiatan khitanan massal. "Yang membedakan ulang tahun kita tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah dengan tidak digelarnya kegiatan olahraga. Karena bertepatan dengan SEA Games yang digelar di Palembang,"pungkasnya. (ima)

Program Jaminan Persalinan (JAMPERSAL) Mulai Diberlakukan


Empat Lawang, SN

Program Jaminan Persalinan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2011, kini sudah bisa dinikmati masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Empat Lawang, Burhansyah M Si mengatakan, dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional serta Millinieum Development Goals (MDGs) kita menghadapi berbagai hal yang multi kompleks seperti masalah budaya, pendidikan, masyarakat, pengetahuan, lingkungan, kecukupan fasilitas kesehatan sumber daya manusia dan lainnya.
“Tantangan yang sangat sulit itu bagaimana upaya pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan, angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), makanya diperlukan kerjasama dari seluruh pihak lintas sektor,” kata Burhansyah.
Dengan adanya komitmen dari pemerintah pusat untuk menerapkan program Jaminan Persalinan (Jampersal) secara gratis bagi masyarakat sehingga patut untuk dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat Empat Lawang. Sehingga program tersebut bisa berdaya guna dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Empat Lawang.
“Jumlah penduduk di Empat Lawang mencapai kurang lebih 216.422 jiwa dan patut diakui penduduk yang termasuk dalam kriteria Jamkesmas berjumlah kurang lebih 83.928 jiwa, nah semuanya itu bisa memanfaatkan program Jampersal ini. Bahkan bagi masyarakat Empat Lawang yang belum mempunyai Jamkesmas itu dan memiliki kartu identitas Kabupaten Empat Lawang pun bisa memanfaatkan pelayanan Jampersal,”imbuhnya seraya mengatakan program ini diberikan kepada semua masyarakat mulai dari akses pemeriksaan persalinan, pertolongan persalinan, pemeriksaan nifas dan pelayanan KB oleh tenaga kesehatan difasilitas kesehatan sehingga pada akhirnya dapat menekan AKI dan AKB.
Ia menambahkan, fasilitas pelayanan persalinan diberikan dipelayanan tingkat pertama pada Puskesmas dan Puskesmas Pelayanan Obstetry Neonatal Esensial Dasar (PONED) serta jaringannya termasuk Polindes, Poskesdes dan Fasilitas Kesehatan Swasta yang melakukan perjanjian kerjasama dalam program ini. Bahkan Pelayanan persalinan tingkat lanjutan diberikan difasilitas perawatan kelas III di rumah sakit pemerintah dan swasta yang bekerjasama dalam program Jamkesmas.
“Mulai dari tingkat pertama dan lanjutan akan difasilitasi dalam program Jampersal,” tuturnya.
Caranya ? Burhansyah menerangkan, diperkenankan bagi keluarga ataupun ibu hamil untuk sering berkoordinasi dengan petugas kesehatan mulai dari bidan desa, Puskesmas, bahkan petugas kesehatan di rumah sakit. Pihaknya meyakini proses untuk mendapatkan fasilitas Jampersal tidaklah sulit. Asalkan ibu hamil dan keluarganya berkoordinasi dengan petugas kesehatan.
“Masyarakat pun diperkenankan untuk mendukung program ini, dengan cara mensosialisasikannya kepada keluarga yang membutuhkannya. Dan memantau penyelenggaraan program ini dengan cara yang benar, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. (eko)

Pemkab Muba, Qurban 51 Ekor Sapi


Sekayu, SN
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyediakan 51 ekor sapi dan 2 ekor Kambing sebagai Qurban dalam perayaan hari raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu (6/11).
Kabag Kesra Setda Muba Drs H Sudarsi Nasmi S Sos Msi melalui Kasubag Agama, Drs H Thamrin MPDi mengungkapkan, qurban diperuntukan bagi masyarakat yang berhak menerima melalui kupon.
“Pembagian melalui kopon, setiap kelurahan kurang lebih 200 lembar kupon dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ungkap Thamrin.
Sementara untuk wilayah dalam kota sekayu sendiri, pemotongan juga dilakukan di pendopoan rumah dinas bupati Muba, sebanyak 8 ekor sapi untuk disebarkan dikelurahan dalam Kecamatan Sekayu.
Adapun qurban sapi yang banyak disebar pemkab muba diantaranya, Desa Karang Ringin, Ulak Paceh, Kecamatan Batang Hari Leko, Sungai Lilin, Kecamatan Sekayu, Bayung Lencir, Tungkal Jaya.
“Untuk diwilayah kota sekayu pemotongan dilakukan didua tempat, yakni Pendopoan dan RSUD Sekayu, sementara untuk Qurban diluar kota sekayu akan dilakukan dikantor pemerintah Kecamatan masing-masing,” tambah Thamrin.
Qurban yang dilakukan pemkab Muba sendiri merupakan salah-satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang kurang mampu sehingga dalam perayaan Hari Idul Adha dapat saling berbagi antara satu sama lain.
“Kita berharap pembagian kopon dapat benar-benar merata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.” jelas Thamrin. (her)

Kenginan Kuat Nasdem Melahirkan Pemimpin Baru


Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat

PERLAHAN dugaan banyak pihak bahwa tujuan Nasional Demokrat (Nasdem), organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipimpin Surya Paloh untuk melahirkan pemimpin baru dan sasaran utamanya masuk ke 'Istana' telah terlihat. Apalagi saat ini secara pasti Ormas Nasdem sudah melahirkan Partai Nasdem.
Sasaran utama untuk bertarung di pemilihan presiden 2014-2019 telah berani ditunjukkan. Walaupun belum terlalu lugas dan masih 'malu-malu', Nasdem sangat sering melontarkan isu panas menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2014.
Secara nasional, Ormas Nasdem dan Partai Nasdem dalam tiap deklarasi sangat mendukung kadernya untuk menjadi seorang pemimpin baru termasuk dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Untuk tekad dan kenginan Nasdem mengusung capres-cawapres Nasdem tak bisa hanya menjadi organisasi kemasyarakatan. Hanya partai politik yang bisa mencalonkan pasangan capres-cawapres. Memang dari pendapat banyak pihak Nasdem tak perlu jadi parpol, hal inipun pernah dikatakan mantan Wapres Jusuf Kalla. Tetapi kondisi ini sangat lemah kalau memang tujuan Nasdem untuk masuk betarung di Pemilihan Presiden. Tetapi kini kenginan untuk kekuasaan makin terbentang dengan adanya Parti Nasdem.
Walaupun sudah jadi Parpol, tentu ada syarat lainnya untuk bertarung masuk Istana. Parpol pun punya syarat yang berat untuk bisa menjagokan pasangan capres-cawapres. Ingat apa yang terjadi dengan Partai Gerindra, partai yang mengusung sosok Prabowo Subianto. Parpol ini memang menuai simpati dan Prabowo banyak dielukan, tetapi sempat terjadi tarik ulur untuk menjagokannya menjadi capres. Hingga akhirnya Prabowo menjadi cawapres mendampingi Megawati, itupun di saat-saat penghujung masa kampanye yang ditetapkan KPU kala itu. (***)

SEA Games Sekolah libur 4 Hari


Palembang, SN
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang meliburkan sekolah selama 4 hari mulai 10-12 dan 22 November. Libur sekolah ini untuk menyukseskan SEA Games yang akan dibuka pada 11 November nanti.
"Kita sepakat untuk libur hanya empat hari saja. Dimulai Kamis (10/11), karena kemungkinan Presiden sudah mulai datang untuk gladi resik," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Drs Reza Fahlevi kemarin.
Reza mengatakan, diliburkannya siswa ini adalah sebagai bentuk dukungan penyelenggaraan pesta olahraga antarnegara se-Asia Tenggara itu. “Kita juga ingin para siswa dan guru menikmati kemeriahan SEA Games,” ujarnya.
Untuk suporter sendiri, lanjut Reza, pihaknya sudah menyiapkan sekitar 3.300 pelajar dari 20 sekolah. Selain itu, ada juga 126 siswa yang menjadi anggota marching band dan pemandu sorak. Namun, untuk tiket pihaknya hingga saat ini, belum mendapat kepastian dari Inasoc.
"Kita akan hubungi Inasoc lagi, untuk memastikan soal tiket supporter pelajar ini. Apakah perlu pakai tiket atau tidak. Karena, kalau tiketnya dibebankan ke pelajar itu berat. Tiketnya kan mahal," bebernya.
Untuk suporter ini, tambah dia, memang disiapkan 3.300 orang, disesuaikan dengan jumlah negara. "Jadi setiap negara itu ada 300 pelajar," ungkapnya.
Bukan itu saja, lanjut Reza, setiap sekolah khususnya SMA diwajibkan menonton satu cabang olahraga.
"Kami sudah jadwalkan cabang olahraganya.Tapi soal tiket, tetap minta bantuan Inasoc," tukasnya.
Agar pelajar ini tidak ketinggalan pelajaran, Reza meminta setiap guru tetap memberikan tugas untuk dikerjakan dirumah. “Untuk kelas XII, yang akan mengikuti ujian akhir juga kami imbau tetap belajar. Jangan sampai, karena menjadi supporter SEA Games siswa ketinggalan pelajaran,” harap Reza.(win)

Operasional Transmusi Fokus Sudirman-Jakabaring


Palembag, SN
Menindaklanjuti hasil rapat bidang transportasi panitia SEA Games XXVI, Dinas Perhubungan (Dishub) Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumsel mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pengaturan lalu lintas. Di dalamnya ditegaskan bahwa selama gelaran pembukaan dan penutupan SEA Games, transmusi akan difokuskan pada ruas jalan Sudirman (fly over) hingga Jakabaring.
Kepala Dishub Kota Palembang Masripin Thoyib melalui Kepala Bidang (Kabid) DLLAJ dan rel KA Agus Suprianto mengatakan, pengaturan rute transmusi ini bertujuan sebagai sarana masyarakat umum yang akan menuju stadion Jakabaring untuk menyaksikan acara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI. Dengan demikian, kawasan Jalan Sudirman - Jakabaring yang ditetapkan bersih dari angkutan umum lainnya tetap bisa dilalui masyarakat dengan menggunakan angkutan transmusi.
“Transmusi akan berbalik arah setelah sampai di simpang fly over Polda begitu pun setelah sampai di simpang Jalan H Bastari. Pengaturan rute Transmusi ini hanya pada saat pembukaan dan penutupan SEA Games saja,”kata Agus di ruang kerjanya, belum lama ini.
Adapun untuk yang membawa kendaraan pribadi, Agus menjelaskan, pihaknya menyiapkan beberapa titik kantong parkir. Diantaranya yaitu lahan seluas 4 hektare (ha) di samping kantor smart fren bundaran rotunda Jakabaring dengan kapasitas 4000 kendaraan dan lahan seluas 2 ha di sebelah gedung Bank Sumsel Babel Jakabaring dengan kapasitas 1000 kendaraan. Selain itu, disiapkan juga lahan di lahan parkir water fun OPI yang berkapasitas 1000 kendaraan, kawasan pasar Induk dan terminal Jakabaring dengan kapasitas 200 kendaraan.
“Disiapkan juga kantong parkir di lokasi perkantoran yang ada di sepanjang Jalan Gubernur H Bastari seperti di kantor BKN, gedung DPRD Kota Palembang, bahkan lahan samping Masjid Al-Fathul Akbar, meskipun kapasitasnya hanya sebatas 50 kendaraan,” sebut Agus.
Agus menambahkan, pihaknya juga memberlakukan kawasan bebas parkir dari mulai bandara hingga Jalan Gubernur H Bastari. Untuk mengganti lokasi parkir para pemilik toko di sepanjang Jalan Sudirman, pihaknya menyiapkan kantong parkir di bawah jembatan Ampera dan beberapa titik jalan yang ditutup seperti di Jalan Letkol Iskandar depan pusat perbelanjaan JM.
“Rencananya akan kita tutup sementara jalan di depan JM untuk kelancaran arus lalu lintas di sepanjang Jalan Sudirman menuju Ampera. Di lokasi tersebut, bisa kita fungsikan sementara untuk kantong parkir,” ujarnya.
Dengan demikian, dia mengimbau agar masyarakat pada hari pelaksanaan pembukaan dan penutupan SEA Games, tepatnya sejak pukul 14.00–17.00 WIB, dapat memarkir kendaraannya di kantong-kantong parkir yang tersedia.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Palembang, mematuhi peraturan tersebut karena ini dilakukan demi kepentingan bersama dan hanya satu hari saat pelaksanaan pembukaan SEA Games,” imbuhnya.(win)

Ratusan Koperasi di ME Tidak Aktif


Muara Enim, SN
Sedikitnya 186 dari 498 unit koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan Usah Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Muara Enim tidak aktif.
Padahal, usaha koperasi memiliki peranan yang cukup penting bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Khususnya bagi masyarakat kalangan menengah bawah.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Muara Enim Minson Dahimat kepada wartawan, menyebutkan, Kabupaten Muara Enim saat ini memiliki sebanyak 498 unit koperasi terdaftar.
Namun, hanya sekitar 310 unit saja yang masih menjalankan
aktifitasnya. Sementara, yang lainnya hanya tinggal papan nama saja.
Selain tidak pernah di buka, umumnya ratusan koperasi ini tidak lagi memberikan pelayanan kepada anggotanya. Bahkan para pengurus koperasi juga sudah tidak di ketahui lagi secara jelas. Kondisi ini, kata dia, tentu saja sangat di sayangkan. Sebab, koperasi juga dapat membantu pemerintah dalam membangun roda perekonomian rakyat.
“Hal tersebut diketahui, setelah kita melakukan pendataan ulang,” ujar Minson di Muara Enim kepada wartawan belum lama ini.
Lebih lanjut, pihak Dinas Koperasi dan UKM akan melakukan sejumlah terobosan dan langkah pro aktif guna menggeliatkan kembali usaha-usaha koperasi. Seperti melakukan pendekatan melalui anjangsana, ataupun membentuk tim survey lapangan guna mengetahui keberadaan koperasi dan penyebab kemacetannya.
“Jika nantinya, koperasi tersebut telah aktif maka pemerintah dapat membantu dengan memberikan pembinaan ataupun mungkin suntikan dana bergulir,” terang dia.
Kemudian, koperasi yang aktif dan sehat dapat dilihat dari beberapa kriteria. Diantaranya adalah memiliki manajemen pengelola, anggota yang cukup, dan mampu menggelar rapat anggota tahunan (RAT).
Salah satu pelaku UKM di Muara Enim Supriadi, berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan koperasi dan Unit Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebab, pada umumnya para pelaku usaha lebih di dominasi oleh kalangan bawah. Menurutnya, apabila ekonomi usaha kecil dapat di maksimalkan maka pertumbuhan perekonomian di Muaraenim dapat meningkat lebih cepat.
“Dari pertumbuhan UKM yang ada maka terlihat keinginan masyarakat untuk berkreasi sehingga perekonomian dapat berkembang,” ucap dia. (yud)

4 Pejabat Dinas PU Prabumulih Diperiksa


Prabumulih, SN
Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih, memanggil dan memeriksa empat pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Prabumulih. Keempat pejabat itu diperiksa, terkait pekerjaan proyek Jalan Urip Sumoharjo, yang berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel ditemukan selisih pekerjaan sebesar sekitar Rp 800 juta.
Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Kejari terkait pemeriksaan empat pejabat Dinas PU Prabumulih tersebut. Namun berdasarkan data yang diterima keempat pegawai berseragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu merupakan pejabat KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), Bendahara, Pengawas, dan Ketua PHO (Personal Hand Over) atau panitia serah terima proyek.
“Mereka semua pejabat dari Dinas PU, mereka diperiksa terkait pekerjaan proyek di Jalan Urip Sumoharjo. Salah satunya Aslimi, selaku pejabat KPA,” ungkap sumber ini.
Disebutkannya, Kejaksaan Negeri Prabumulih sejak lama sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus yang ditender tahun 2010 kemarin, namun sempat dikerjakan ulang kembali pada tahun 2011. “Silahkan tanyakan lagi kepada tim yang menangganinya, soal sejauhmana proses penyelidikannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Prabumulih, Alexander Rudi SH menjelaskan, pihak Kejaksaan sudah meningkatkan status proyek tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Saat ini kasusnya sudah masuk tahap penyidikan dan sudah kita proses,” sebut Alex.
Sebelumnya, terkait permasalahan pekerjaan proyek Jalan Urip Sumoharjo itu, Fraksi PPP DPRD Kota Prabumulih sendiri pernah menegaskan akan kembali memertanyakannya dalam pembahasan LKPJ (Laporan Kerja dan Pertanggungjawaban) Walikota tahun 2010, yang tidak lama lagi akan digelar DPRD Kota Prabumulih. (and)

Uang Rp 536 Juta Melayang Digasak Perampok


Prabumulih, SN
Aksi perampokan sekomplotan pria bersenjata api (senpi, red), Jumat (4/11) sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi di Simpang Burung Bedang, Desa Kemang, Kecamatan Lembak, Muara Enim. Dua orang anggota Koperasi Unit Desa (KUD) setempat, bernama Felik (50) dan Umar (45), menjadi korban aksi perampokan tersebut. Dalam aksi itu, para pelaku berhasil membawa kabur uang hasil penjualan getah karet sebesar Rp 536 juta.
Menurut informasi yang diterima koran ini, peristiwa itu berawal saat rombongan korban baru pulang dari menjual hasil getah karet milik warga atau Koperasi Unit Desa (KUD) Desa Kemang, di Palembang. Belum sampai di tempat tujuan, tiba–tiba di tengah jalan (TKP), mobil yang dikendarai kedua korban jenis mini bus merek Suzuki warna silver, dihadang mobil komplotan pelaku merk Toyota Innova warna hitam dari arah berlawanan.
Tanpa menyiakan waktu lagi, usai berhasil menghentikan mobil korban, kawanan pelaku yang belakangan diketahui berjumlah delapan orang itu langsung menodongkan senjata api miliknya ke arah korban. Dan meminta kedua korban untuk menyerahkan uang yang mereka bawa.
“Karena ketakutan, salah satu pelaku sempat mengancam menembak kedua anggota KUD kita ini akhirnya tanpa berbuat banyak, hanya pasrah ketika rombongan perampok itu berhasil membawa kabur uang hasil penjualan getah karet milik KUD desa,” ungkap Mantap SH, Ketua KUD Desa Kemang, usai kejadian.
Menurut Mantap, akibat aksi perampokan sekomplotan pelaku yang diduga sudah merencanakan aksinya tersebut, KUD Desa Kemang mengalami kerugian uang sebesar Rp 536 juta. Uang itu merupakan uang hasil penjualan getah karet seluruh anggota KUD.
“Uang yang dirampok itu, merupakan uang hasil penjualan getah karet seluruh anggota KUD (warga) Desa Kemang. Kejadian ini sudah langsung kami laporkan ke polisi Lembak,” urai Mantap, sembari menerangkan saat kejadian dirinya beserta warga lainnya lagi menghadiri acara kondangan.
Sementara itu, Kapolsek Lembak AKP Rahmat Sihotang SH, melalui Kanit Reskrim Aipda Suryatno, ketika dikomfirmasi terkait aksi perampokan tersebut membenarkan. Menurutnya, aksi kawanan perampok bersenjata api itu terjadi tidak jauh dari Desa Kemang, tempat kedua korban tinggal.
“Kedua korban saat itu baru pulang mengambil uang hasil penjualan getah karet milik warga Desa Kemang, di Palembang. Ditengah jalan (TKP), mobil korban dihadang oleh mobil rombongan pelaku. Sesaat usai kejadian tadi, kita langsung menggelar olah TKP dan mengejar kawanan pelaku,” jelas Suryatno, ketika dihubungi melalui via telepon genggam, Jumat (4/11) sore.
Dikatakan Suryatno, aksi sekomplotan perampok bersenpi itu tergolong profesional dan terencana. Diduga mereka sudah menguasai situasi dan lingkungan sekitar lokasi kejadian. “Kasus ini terus kita selidiki, dan sejumlah saksi termasuk kedua korban yang merupakan warga Desa Kemang sudah kita periksa dan dimintai keterangannya,” tegas Suryatno.(and)

Sabtu, 05 November 2011

Wapres Jajal Atletik dan Tinju di Arena SEA Games Palembang


Jakabaring,SN -
Kemarin pagi (5/11), Wakil Presiden Boediono tiba di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan. Wapres meninjau persiapan terakhir venue-venue menjelang dibukanya SEA Games XXVI pada 11 November mendatang.

Ini merupakan peninjauan ketiga Wapres Boediono ke Jakabaring. Peninjauan pertama dilakukannya pada Januari 2011 dan, hingga kini, enam hari menuju perhelatan olah raga tingkat Asia Tenggara, itu, Jakabaring belum sempurna. Meski venue-venue sudah jadi, namun masih ada beberapa perlengkapan yang masih belum dipasang.

Masuk ke Jakabaring, Wapres langsung menuju venue atletik. Didampingi Ibu Herawati Boediono, Menpora Andi Mallarangeng, Ketua KONI/KOI Rita Subowo, dan Gubernur Sumsel Alex Noordin, Wapres memeriksa lintasan lari. Pria berumur 68 tahun itu berjalan mengelilingi lintasan sebanyak satu kali.

Setelah itu, ia mendengarkan laporan dari pimpinan proyek venue atletik, Tedjo. "Terus terang saya agak deg-degan juga, Pak, karena venue ini menjadi sorotan masyarakat. Tapi akhirnya selesai," ucap Tedjo.

"Saya dulu diminta buktikan oleh Pak Boediono kalau bisa menyelesaikan venue ini. Nah, saya bisa membuktikan. Ini sudah 99 persen. Sekarang tinggal pemasangan scoring board," katanya kepada wartawan.

Usai dari venue atletik, Boediono dan rombongan meluncur ke Stadion Gelora Sriwijaya. Di salah satu ruangan stadion, Wapres menerima pemaparan dari Alex Noordin. Menurut Alex, sebagian besar venue yang sebelumnya dikawatirkan tidak rampung pada saat pembukaan SEA Games kini telah telah selesai.

Sebagai contoh venue panjat tebing. "Venue panjat tebing yang rame di media, Pak. Kini akhirnya selesai," ucap Alex.

Di dalam stadion, Boediono yang mengenakan kaos merah-putih dan celana training sempat menyaksikan latihan pembukaan SEA Games yang melibatkan ratusan siswa-siswi SD hingga SMP. Latihan para murid-murid tersebut sengaja dipindahkan ke dalam stadion atas pemintaan Menpora.

"Supaya Pak Boediono bisa melihat. Bapak senang kalau melihat anak-anak," kata Andi.

Venue berikutnya yang dikunjungi Boediono adalah kolam renang (aquatic). Pada saat Boediono berkunjung, ada beberapa atlet kontingen Indonesia yang tengah berlatih di kolam renang tersebut. Wapres pun menyalami dan memberikan ucapan selamat bertanding kepada mereka.

Dari kolam renang, Wapres bergerak menuju venue panjat tebing. Wapres harus melewati jalan yang belum rapi yang menjadi pemandangan umum di Jakabaring. Selokan yang berada di kanan dan kiri jalan belum disemen. Kemudian, rumput-rumput yang ada di taman tampak belum tumbuh merata. Begitu pula dengan pepohonan yang baru ditanam di area taman.

Boediono lalu menuju ke venue menembak. Seluruh alat-alat yang diperlukan untuk cabang olah raga ini sudah terpasang. Wapres kemudian mengecek fasilitas yang ada di Wisma Atlet, tempat para atlet Indonesia atau negara peserta SEA Games menginap.

Selain meninjau kamar Wisma Atlet C, Boediono mencoba kursi empuk yang diletakkan di tengah wisma bersama. "Wah, ini atlet bisa dapat jodoh di sini. Kan mereka saling bertemu," canda Andi yang duduk di depan Boediono.

"Di sini ada kantor pos, minimarket, serta plaza untuk para atlet mencari hiburan. Plaza itu tutupnya pukul 22.00 WIB," jelas salah satu pengelola Wisma Atlet, Augie Bunyamin.

"Bisa order makanan juga?" tanya Wapres.
"Bisa, Pak," jawab Augie.
"Good, bagus," timpal Boediono.

Selepas dari situ, Boediono melihat-lihat tempat makan para atlet atau main dining room yang terletak tidak jauh dari Wisma Atlet. Sebelum itu, Wapres mencoba naik satu dari 200 sepeda yang disediakan panitia untuk sarana transportasi di kompleks Jakabaring.

Menjelang siang, Wapres beranjak dari Jakabaring Sport City untuk meninjau beberapa venue di luar Jakabaring. Boediono meninjau venue bola voli yang berada di tengah Kota Palembang. Setelah itu, rombongan menuju venue tinju serta polo air yang terletak berseberangan dengan Palembang Square.

Di venue tinju, Boediono naik ke dalam ring bersama Andi. Wapres digoda rombongan untuk mencoba olah raga tinju melawan Andi. "Hajar, Pak. Hajar," teriak mereka. Boediono pun mengepalkan kedua telapak tangan di depan dada, namun segera diturunkannya kembali sembari tertawa.

Sebelum kembali ke Jakarta, Boediono menyimpulkan Palembang sudah siap menyelenggarakan SEA Games. Kemajuan dari pembangunan venue terlihat cukup pesat dibandingkan saat ia berkunjung ke Jakabaring pada 10 Oktober. Akan tetapi, Boediono mencatat ada hal yang perlu dikebut lagi pengerjaannya.

"Ada beberapa yang masih perlu dikejar satu dua hari ini. Ada hal yang perlu kita rapikan terutama masalah landscaping, masalah jalan yang masih perlu dilapisi lagi (dengan aspal) lalu pohon-pohon yang masih perlu kita tegakkan," katanya.
(irw/irw)

Pemerintah Empat Lawang Ingatkan Ancaman Longsor

Empat Lawang,SN – Pemkab Empatlawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga di bantaran Sungai Musi dan pengguna jalan untuk mewaspadai ancaman longsor.

Kepala BPBD Empatlawang Hasbullah mengatakan, selain di sepanjang pinggiran daerah aliran sungai (DAS) Musi,yang harus diwaspadai adalah tebingan, khususnya di sisi jalan, baik jalan lintas tengah (jalinteng), jalan Provinsi Tebing Tinggi–Pendopo dan Pendopo– Ulu Musi,maupun jalan penghubung antarkecamatan dalam wilayah Empatlawang. Sebab, akibat musim kemarau lalu, banyak tebingan yang semak belukarnya dibakar dan dalam kondisi gundul.

“Setiap memasuki musim penghujan, khususnya di sepanjang jalan di pinggiran Sungai Musi,para pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di sana diharapkan waspada,” ungkapnya kemarin. Ancaman bencana longsor, terutama saat musim penghujan di wilayah Empatlawang, memang tidak bisa dielakkan. Sebab, salah satunya karena topografi wilayah Empatlawang termasuk daerah perbukitan, ditambah banyaknya lahan gundul di sepanjang jalur transportasi.

Sedangkan, untuk jalur DAS, kekhawatiran akan terjadinya longsor disebabkan debit sungai Musi meningkat, terutama saat terjadi hujan di bagian hulu sungai. Sementara itu, di kawasan Liku Endikat, Dusun Mingkik, Kelurahan Atung Bungsu,Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, kawasan tersebut rawan longsor saat memasuki musim penghujan.

Di kawasan Liku Endikat,di sisi kiri kanan jalan terdapat dinding batu yang tinggi dan jurang yang mencapai ratusan meter. Kepala BPBD Pagaralam H Edy Thamrin melalui Kasi Pencegahan Bencana Yusman Sohar mengatakan, memang pihaknya juga mengkhawatirkan terjadinya longsor di kawasan Liku Endikat. Hal tersebut disebabkan kawasan tersebut memang sangat rawan longsor. (irh/yay/sin)

Masjid Agung SMB II Palembang Bagikan 1500 Kupon kurban


Palembang,SN
Panitia kurban Masjid Agung SMB II Palembang akan membagikan 1500 kupon bagi fakir miskin dalam Kota Palembang untuk pembagian daging kurban pada hari Idul Adha 10 dzulhijjah 1432 Hijriah.

sekretaris panitia kurban Masjid Agung Kiagus Abdurrahman, mengatakan jumlah kupon yang akan dibagikan tahun ini memang cenderung lebih sedikit dibandingkan tahun kemarin. Sebab, banyak masyarakat yang sudah berkurban dengan cara arisan di kampungnya masingmasing. “Kalau tahun lalu, kuponnya sampai 2000-an, jadi memang lebih banyak.

Harapan kita ini tetap cukup,”katanya kemarin. Jumlah kupon tersebut disesuaikan dengan hewan kurban yang terdaftar hingga kemarin, yakni sebanyak 8 ekor sapi. Namun, jumlah ini bisa saja bertambah saat mendekati hari H karena masyarakat baru mengantarkan hewan kurbannya. Untuk mengantisipasi membeludaknya masyarakat yang meminta kupon, pihak panitia sudah menyiapkan mekanisme khusus.

Nantinya sebelum dibagikan, mereka yang akan mendapatkan kupon akan dikumpulkan lebih dulu di lantai dua masjid. Disana nanti, para penerima kupon akan dipanggil satu per satu ke bawah. Selain itu, mereka mengerahkan sedikitnya 10 tenaga keamanan,ditambah tiga anggota kepolisian, untuk menertibkan calon penerima kupon. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.“Biar mereka tidak berdesakan, jadi akan kita awasi betul.

Tiap fakir akan kita beri daging kurban 1 kg,” ungkapnya. Bukan dari arisan anggota masjid saja,hewan- hewan kurban yang sudah terdaftar merupakan kurban dari Gubernur Sumsel,Wali Kota Palembang, Sultan Iskandar Muda, serta beberapa pejabat dan tokoh terkenal di Palembang. “Kuponnya baru akan kita bagi seusai salat zuhur,”ujarnya. Sementara itu, Kepala Yayasan Masjid Agung Palembang HA Ansyori Madani menyatakan, Masjid Agung akan menggelar salat Idul Adha pada Minggu (6/11) sekitar pukul 07.00 WIB.

Adapun yang menjadi imam salat Idul Adha yaitu Ustaz HA Tarmizi Muhaimin Alhafiz dan khatib Alhabib Idrus Rofiq Muhamad Shahab. “Imam utama Masjid Agung kebetulan sedang menunaikan Ibadah haji, jadi sementara digantikan imam itu dulu,”ucapnya. (kom/ist/sin)

Press

My Slideshow: Ferdinand’s trip to Palembang, Sumatra, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Palembang slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.